Home MotoGP Marc Marquez Sepakat dengan Gresini Selama 2 Tahun, Namun…

    Marc Marquez Sepakat dengan Gresini Selama 2 Tahun, Namun…

    Marc Marquez Gresini
    Marc Marquez Gresini

    RiderTua.com – Hingga saat ini Marc Marquez masih enggan bicara tentang masa depannya. Juara Dunia 8 kali itu terlihat sudah benar-benar muak karena Honda tak kunjung membaik. Menurut kabar yang beredar dari media Jerman, kontraknya bersama tim Gresini Ducati akan berlangsung selama 2 tahun. Pembalap berusia 30 tahun itu mendapat pembebasan gratis dari HRC (Honda Racing Corporation), artinya bisa melepas kontraknya. Sponsor Repsol dan Redbull mau jadi sponsor Honda jika Marc Marquez tetap di Honda, kalau Marc ke Ducati apakah sponsor akn cabut dari Honda juga?

    Namun tampaknya transfer ini akan membawa perubahan besar bagi HRC. Karena sponsor seperti Repsol, Estrella Galicia 0,0 dan Red Bull sebagian besar telah menyelesaikan kontrak mereka dengan syarat Marc Marquez akan membalap dengan Honda. Oleh karena itu, bisa saja Marquez mengarahkan sejumlah uang ke Gresini, meski sebenarnya sponsor tersebut ingin tetap bergabung dengan HRC hingga akhir tahun 2024.

    Marc Marquez : Kesepakatan Gresini Sudah Diperbaiki Tetapi Tidak Ada Pembelian Tim

    Bahkan di Misano dikabarkan bahwa Marc Marquez akan mengambil alih seluruh tim Gresini dan memperoleh dua slot MotoGP. Seperti halnya Razlan Razali yang memperoleh dua slot Aspar-Martinez untuk Petronas-Yamaha setelah 2018 dan tim Avintia yang slot MotoGP-nya diambil alih tim Mooney VR46 milik Valentino Rossi untuk tahun 2022. Pemindahan tersebut diperbolehkan, asalkan Dorna menyetujui perubahan kepemilikan dan pemilik baru menerima kontrak 5 tahun dengan Dorna.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Marc Marquez - Alex Marquez - Gresini
    Marc Marquez – Alex Marquez – Gresini

    Namun Marc Marquez menepis rumor pembelian tim tersebut. Pembalap Spanyol itu menegaskan bahwa untuk saat ini dia ingin berkonsentrasi membalap. Apakah dia akan memimpin tim suatu hari nanti? Itu bukan hal yang tidak mungkin.

    Namun banyak pendahulunya yang merupakan pembalap top dan terkenal yang kemudian menjadi pemilik tim. Sebut saja, Giacomo Agostini, Kenny Roberts, Sito Pons, Jorge ‘Aspar’ Martinez, Wayne Rainey, Lucio Cecchinello, Fausto Gresini, Peter Ottl dan Luca Boscoscuro.

    BTW, sejauh ini hanya ada beberapa superstar dan juara dunia yang memilih pendekatan serupa dengan Marc yakni pindah dari tim pabrikan ke tim satelit.

    Misalnya, 4 kali juara dunia 500cc Eddie Lawson yang pindah dari tim pabrikan Yamaha-Marlboro ke Rothmans-Honda setelah tahun 1988 tetapi kemudian pindah ke tim satelit Erv Kanemoto. Sedangkan tim pabrikan Rothmans-Honda diperkuat Wayne Gardner dan Mick Doohan. Usai 13 kali meraih Gelar Dunia, Giacomo Agostini meninggalkan MV Agusta setelah tahun 1973 lalu pindah ke tim pabrikan Yamaha dan merayakan gelar Kejuaraan Dunia ke-14 dan ke-15 bersama mereka.

    Kemudian Valentino Rossi pindah dari tim Repsol Honda ke Yamaha Factory Racing setelah tahun 2003. Kemudian 9 kali Juara Dunia itu membalap bersama tim pabrikan Ducati selama 2 tahun pada tahun 2011 dan 2012 sebelum kembali ke Yamaha dan tetap bersama Yamaha sebagai pembalap pabrikan hingga akhir tahun 2021. Di musim balap terakhirnya, pembalap Italia itu bekerja dengan kontrak pabrikan bersama tim satelit Petronas-Yamaha.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini