Valentino Rossi yang Mendesak Ducati Memakai Sasis Seperti Honda, Yamaha, dan Suzuki

RiderTua.com – Saat di Ducati dulu, Valentino Rossi yang mendesak Ducati untuk memakai sasis seperti yang dipakai oleh Honda, Yamaha, dan Suzuki.. Era Stoner di Ducati masih menggunakan rangka baja tubular saat memenangkan gelar. Namun direktur teknis saat itu yakni: Ing. Filippo Preziosi kemudian memilih sasis karbon monocoque, yang dikritik keras oleh Loris Capirossi, “Mesin sebagai bagian pendukung berperilaku seperti batu besar, sasis tidak fleksibel, terlalu kaku, kita tidak merasakan limitnya dari ban,” katanya..

Bahkan Valentino Rossi yang berbicara bisa menjinakkan sebelum pindah ke Ducati untuk 2011 dan 2012, tidak bisa berbuat apa-apa dengan Desmosedici. Selama 2 tahun rider asal Tavullia-Italia itu gagal meraih kemenangan. Fakta bahwa yang bermasalah adalah motor Ducati saat itu adalah: Setelah kembali ke Yamaha M1, Rossi tiga kali berturut-turut menjadi runner-up secara keseluruhan di Kejuaraan Dunia MotoGP mulai dari 2014 hingga 2016… NB: Bukan Artikel untuk narasi Youtube dll… Usaha Sendiri Dong Enak Aja Main Comot wkwkwk..

Troy Bayliss - Loris Capirossi - Ducati MotoGP
Troy Bayliss – Loris Capirossi – Ducati MotoGP

Rossi finis ke-3 di GP Valencia dengan Yamaha pada 2010, 3 hari kemudian dia finis di posisi ke-17 pada tes Ducati pertama. Selanjutnya juara dunia MotoGP tujuh kali itu memiliki gambaran tentang petualangan yang dia jalani.

Pembalap berjuluk The Doctor itu mendesak Ducati untuk membangun sasis aluminium seperti yang digunakan Honda, Yamaha, dan Suzuki saat itu. ‘Orang dalam’ mengatakan bahwa Valentino memindahkan Yamaha Kejuaraan Dunia 2009-nya ke Borgo Panigale untuk objek pelajaran. Pekerjaan Ducati juga sebagian disibukkan karena peningkatan kubikasi mesin MotoGP dari 800cc ke 1000cc untuk 2012.

Itu adalah tahun-tahun yang penuh gejolak dan berubah-ubah, di mana tidak ada tim papan atas, tidak ada yang mau menjadi tim satelit Ducati, mereka harus puas dengan tim balap lapis kedua seperti AB Motorsport dengan pembalapnya Karel Abraham.

gigi dall'igna
gigi dall’igna

Momen Kebangkitan Ducati

Bulan Oktober 2013 adalah momen penting saat optimisme di tim merah Ducati bertumbuh berkat bergabungnya Gigi Dall’Igna dari Aprilia ke Ducati.. Ketika melihat Desmosedici 10 atau 12 tahun yang lalu di Madonna, kita bisa menghitung berapa banyak sponsor yang keluar atau meninggalkan Ducati karena hasil yang mengecewakan.

Kala Grup Volkswagen mengakuisisi pabrikan sepeda motor Ducati dengan harga 730 juta euro (Rp 12 triliun) yang dilaporkan pada tahun 2012, semangat optimisme kembali terasa. Apalagi sejak Oktober 2013 lalu, saat Gigi Dall’Igna didapuk oleh Piaggio Group sebagai General Manager Ducati Corse yang baru. Sebelumnya, Ducati telah mengumpulkan akumulasi kegagalan, beberapa di antaranya mungkin sudah dilupakan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Archives