Gawat, Tinggal 2 Bulan Janji Yamaha Beri Quartararo Motor Kencang !

RiderTua.com – Lin Jarvis yakin Fabio Quartararo memperbarui kontraknya dengan Yamaha karena mengetahui janji pabrikan adalah untuk dua tahun ke depan, bukan musim 2022 ini. Oleh karena itu, tahun yang akan datang akan memberi tahu apakah mereka menepati janji (komitmennya) atau tidak, yakni memberikan motor cepat.. Seperti diketahui perpanjangan kontrak Fabio Quartararo dengan Yamaha menjadi fokus perhatian bulan-bulan pertama musim ini. Sebagai Juara Dunia bertahan, pembalap Prancis itu mempunyai daya tawar untuk mendapatkan kondisi terbaik atas Yamaha, meskipun dengan kondisi pasar pembalap MotoGP saat ini tidak memberinya banyak ruang untuk bermanuver ke tim lain.

Pembalap Prancis itu menyelesaikan tes Valencia, dengan relatif kecewa karena M1 yang dia uji untuk tahun 2023 tidak menawarkan peningkatan power yang dia harapkan dan dia rasakan selama tes pertama.. Yamaha sekarang memiliki waktu kurang lebih dua setengah bulan untuk bereaksi dan menepati janji yang dibuat kepada Quartararo.

Quartararo mengatakan peluangnya untuk bertahan di Yamaha bergantung pada apakah pabrikan akan dapat memberinya jaminan (motor kompetitif) sebelum musim panas, hingga 2023 dan 2024. Setelah perekrutan Luca Marmorini, seorang insinyur mesin ternama dari Formula 1, dan berbagai teknisi lainnya yang datang untuk memperkuat jajaran insinyur Yamaha, Fabio akhirnya memutuskan untuk menandatangani dan memperpanjang kontraknya selama dua tahun selama GP Catunya pada bulan Juni 2022.

Saat itu, dia memimpin klasemen dan mengumpulkan 147 poin berkat lima podium (termasuk dua kemenangan) yang diperoleh dalam sembilan balapan pertama. Tidak ada indikasi dia akan mencetak lebih dari 101 di 11 balapan berikutnya, dan dia tidak lagi bisa mendominasi, hingga akhirnya kehilangan gelar dari Pecco Bagnaia.

Hasil 2022 bukan ‘Janji’ Yamaha Berikan Motor Kompetitif

Hasil akhir musim ini bisa saja membuat Quartararo menyesali pilihannya tetap di Yamaha, namun general manager Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, percaya bahwa musim 2022, adalah hasil dari situasi sebelumnya, tidak boleh disamakan dengan perpanjangan Quartararo yang didasarkan pada keinginan untuk perubahan masa depan di pihak Yamaha.

“Saya percaya pada pengelompokan hal-hal. Pembaruan itu untuk 2023 dan 2024, dan dia didasarkan pada perencanaan yang kami tunjukkan padanya dalam proses itu.. Tahun ini adalah tahun kedua dari kontrak sebelumnya. Jika Yamaha tidak memenuhi harapan di tahun mendatang, ya, kami dapat mengatakan bahwa kami tidak menghormati komitmen kami.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: