Subaru dan Strategi Hadapi Rival di Indonesia

RiderTua.com – Subaru sebenarnya bukan kali pertama mereka hadir di Indonesia. Namun dulu mereka sempat hengkang dari pasar roda empat Tanah Air akibat masalah terkait impor mobil. Kini Subaru ingin lebih serius dalam berjualan mobil di Tanah Air. Tentu saja dengan sejumlah strategi dan produk yang dimilikinya.

Baca juga: Subaru Siap Rilis SUV Terbaru Bulan Ini, All New XV?

Subaru Ingin Lebih Serius Berjualan Mobil

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Subaru pernah berjualan di Indonesia beberapa tahun lalu. Namun karena APM lamanya yang tersangkut masalah mengenai izin impor, memaksa mereka untuk menghentikan seluruh penjualannya disini. Tapi kini mereka kembali hadir, tentu saja dengan APM barunya di Tanah Air.

Tak seperti sebelumnya, Subaru membawakan sejumlah mobil SUV, seperti XV dan Forester. Mereka juga sempat menghadirkan sportcar BRZ yang tidak lain adalah kembarannya Toyota 86. Bahkan baru saja mejeng di GIIAS 2022, model ini sudah diserbu oleh konsumen Indonesia, dengan 10 unit dipesan dalam waktu sejam saja.

(Edmunds)

Andalkan SUV

Sementara Forester sendiri mungkin masih memiliki desain yang agak tertinggal dari SUV lainnya di Tanah Air. Namun model ini punya keunggulan yang tidak dimiliki oleh model sekelasnya, seperti mesin boxer dan penggerak AWD. Jelas SUV seperti ini cukup jarang ditemukan di Indonesia, kalaupun ada itupun berupa model kelas premium.

Subaru sengaja membawa Forester terbaru untuk menghadirkan pilihan alternatif bagi konsumen yang mencari SUV AWD dengan harga terjangkau. Itu juga termasuk BRZ, yang hadir untuk menemani kembarannya dari Toyota di Indonesia. Sehingga mereka tidak hanya mengandalkan SUV saja, tetapi juga sportcar atau jenis mobil lainnya.

Tentu saja Subaru ingin memperluas jaringan penjualannya di Tanah Air. Termasuk menambah lebih banyak lini produk yang ditawarkannya kepada konsumen.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: