Kira-kira Apa yang Dibicarakan Iker Lecuona dan Remy Gardner Saat Mereka Bertemu di Paddock WSBK?

RiderTua.com – Paco Sanchez (Manajer Joan Mir & Remy Gardner) tentu saja menjadi manajer pembalap yang paling banyak dibicarakan dalam musim MotoGP 2022. Dia harus menghadapi negosiasi yang panjang dan melelahkan untuk menempatkan Joan Mir di Honda, untuk menggantikan Pol Espargaro, dan menemukan ‘jalan keluar’ untuk Remy Gardner, pembalap rookie asal Australia yang meninggalkan tim KTM setelah tidak mendapatkan tempat di kelas utama, dan akan ke WSBK. Di sana dia akan bertemu dengan rookie yang ‘senasib sepenanggungan’ yakni Iker Lecuona.

Bos balap KTM tidak bisa menerima pernyataan publik tertentu oleh Paco Sanchez, yang mengklaim dan mengatakan gajinya terlalu rendah untuk Gardner. Sama rumitnya dengan negosiasi untuk membawa Joan Mir ke tim Honda. “Negosiasi dengan Honda berlangsung cukup lama,” katanya. “Saya memulai negosiasi dengan mereka ketika Suzuki mengumumkan bahwa mereka akan meninggalkan kejuaraan dunia. Prioritas Joan yaitu untuk menandatangani kontrak dengan mereka selama dua tahun, itu berjalan dengan baik pada awalnya, tapi diperlambat oleh detail lainnya. Kami akhirnya berhasil menutupnya, tapi saya tidak dapat memberikan detailnya.”

Sebaliknya, pembicaraan mengenai pembaruan kontrak Remy dengan KTM tidak berhasil. Juara di kelas Moto2 tersebut akan pindah ke WorldSBK dengan tim satelit Yamaha. “Remy menjadi korban sampingan dari perpisahan Suzuki. Tidak mungkin bagi kami untuk mencari motor lainnya ketika KTM memberitahukan kepada kami bahwa mereka tidak memilikinya,” jelas manajer asal Spanyol tersebut.

Kedua pihak nampak dekat dengan pemahaman, kemudian pimpinan KTM mengumumkan bahwa mereka ingin menutup kolaborasinya dengan pembalap Australia tersebut, mengutip argumen yang meragukan. “Kabar tersebut datang dari Austria, dimana mereka menghubungiku untuk pertemuan dan mereka mengatakan bahwa mereka tidak ingin lanjut bersama Remy. Dari ‘manajemen’, mereka mengatakan bahwa Remy tidak profesional sebagai satu-satunya alasan. Di Jerez, mereka mengatakan kepada kami bahwa mereka berpikir dia kurang cepat dan dia berpakaian tidak pantas. Remy mengenakan celana pendek dan kaos team polo.” Apakah ini seperti alasan yang dicari-cari? Entahlah..

Saat pabrikan bersponsor Red Bull tersebut berbicara, tidak mungkin untuk mencari ‘kursi kosong’ untuk musim MotoGP selanjutnya. Terutama mengingat berkurangnya dua motor setelah keluarnya Suzuki di akhir musim ini. “Ketika di GP Austria, mereka mengatakan padaku mengenai keputusan pada Remy yang saya katakan kepada tim lainnya, namun tak ada satupun yang dapat memberikan kesempatan bagi Remy.” Tahun depan, putra dari Wayne Gardner tersebut akan mengikuti WorldSBK dimana dia akan bertemu dengan mantan rekannya di kejuaraan dunia, seperti Iker Lecuona, yang juga keluar dari tim KTM tanpa memiliki banyak waktu untuk menunjukkan nilai sebenarnya.

Kira-kira apa yang akan dibicarakan Iker dan Remy saat bertemu ya?.. “Kita senasib Bro”.. mungkin kira-kira begono 😁

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: