BMW Masih Terkendala Dengan Inden Mobil yang Menumpuk

BMW RiderTua.com – BMW cukup rajin dalam meluncurkan mobil baru di Indonesia sampai sejauh ini. Namun mereka mulai mengalami kendala dalam memenuhi permintaan konsumennya di pasar. Sebab BMW melihat adanya penumpukan inden mobilnya hingga harus mengantri sampai setahun lamanya. Tentu ini disebabkan oleh adanya krisis chip semi-konduktor yang menganggu produksinya.

Baca juga: BMW Resmi Hadirkan iX dan i4 di Indonesia!

BMW Melihat Adanya Penumpukan Inden Mobilnya

Meluncurkan mobil baru tentu bukan menjadi masalah bagi BMW di Indonesia. Walau produk yang disediakannya sudah cukup banyak, seakan itu belum membuat mereka merasa puas. Bahkan BMW rela mendatangkan tiga mobil listrik sekaligus untuk menghadang dominasi kompetitornya.

Namun dengan menghadirkan lebih banyak produk anyar di pasar membuat mereka kewalahan dalam memenuhi semua permintaannya. BMW melihat terjadinya penumpukan inden mobilnya hingga setahun lamanya di Tanah Air. Entah itu model rakitan lokal atau impor, rata-rata memiliki waktu tunggu inden yang cukup lama.

(Automotive Daily)

Bisa Lebih Lama Lagi

BMW mengatakan bahwa tantangan yang harus dihadapi dalam memenuhi permintaan di pasarnya yaitu krisis chip semi-konduktor. Jelas dengan terbatasnya komponen ini, membuat produksi mobil menjadi terganggu. Sebab chip semi-konduktor dibutuhkan untuk melengkapi fitur mobil, terutama fitur konektivitas.

Selain itu, kondisi pasar juga menjadi penyebab dari terganggunya pemenuhan inden mobil dari konsumennya. Mereka sudah tidak bisa berbuat apapun ketika dihadapkan dengan dua masalah tersebut. Walau demikian, BMW akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa memenuhi pemesanan konsumen di Indonesia.

Sejauh ini penjualan BMW masih cukup bagus, walau sempat mengalami penurunan sebelumnya. Tapi setidaknya keadaan ini tidak menganggu peluncuran mobilnya di Tanah Air.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: