Aleix Espargaro: Meski Saya Sedang Emosi Pol Tahu Saya Sayang Padanya

Aprilia Racing RiderTua.com – GP Inggris akan membuka paruh kedua MotoGP musim 2022 akhir pekan ini. Tahun lalu, Aleix Espargaro berhasil merayakan podium pertamanya sementara adiknya Pol Espargaro meraih pole position di Silverstone. Pembalap yang baru saja berulang tahun ke-33 itu menjadi runner-up dengan terpaut 21 poin dari pemuncak klasemen Fabio Quartararo (Yamaha). Aleix menceritakan perjalanan karir balapnya yang juga ditekuni oleh adiknya, Pol..

Aleix Espargaro: Meski Saya Sedang Emosi Pol Tahu Saya Sayang Padanya

Tahun lalu, kakak beradik Espargaro mencatatkan balapan akhir pekan yang istimewa di GP Inggris. Pol berhasil meraih pole position dengan Repsol-Honda. Tetapi dalam balapan, dia hanya finis ke-5 sementara sang kakak Aleix berhasil finis ke-3. Ini merupakan podium pertama bagi dia sekaligus podium pertama bagi Aprilia di kelas MotoGP.

Ketika Aleix ditanya, bagaimana rasanya tumbuh bersama adik yang juga terjun di balap motor? Dimana kita bisa membayangkan, ada banyak tekanan bagi keluarga. “Saya ingat ketika saya berusia 5 atau 6 tahun, setiap akhir pekan kami selalu pergi ke seluruh Catalonia dan juga Spanyol untuk berlatih motorcross bersama adik saya. Saya juga ingat, adik saya selalu menderita banyak luka meski terkadang hanya luka kecil tetapi dia sering jatuh. Jadi keluarga sangat sedih dan saya bersama adik saya ‘sengsara’ sejak usia sangat dini. Kemudian ketika kami sampai di Kejuaraan Dunia, dan itu bertambah buruk,” kenang Aleix Espargaro.

Rider asal Spanyol yang tinggal di Andorra itu menambahkan, “Sudah jauh lebih baik bagi saya sejak Pol pindah ke kelas MotoGP. Sekarang kami bersama-sama berada di trek, jadi saya tidak bisa melihat saat dia crash, misalnya. Jadi sekarang saya sedikit lebih santai. Tetapi sebelumnya, itu adalah kehidupan yang sangat menegangkan. Pertama melihatnya dan kemudian saya menunggangi motor saya.”

Dalam seri dokumen Amazon menunjukkan bahwa tahun lalu Aleix sangat marah pada Pol di Silverstone. Saat itu seperti Pol bukanlah adiknya? “Dia tahu bagaimana saya, sangat pemarah. Pada saat yang sama, saya bisa tenang dengan sangat-sangat cepat. Foto-foto waktu itu sama sekali tidak cocok untukku. Saya bahkan tidak mengingatnya, tetapi pada saat itu tingkat adrenalin sangat tinggi dan saya bereaksi dengan cara yang salah,” jawab Aleix.

“Ketika saya pertama kali melihatnya, saya langsung mengirim sms kepada Pol untuk mengatakan, “Maaf, kamu tidak akan menyukainya, saya juga tidak menyukainya. Saya melakukan kesalahan, kamu tahu bagaimana saya’. Dan dia menjawab, ‘Saya tahu kamu, saya tahu bahwa kamu sayang pada saya dan saya tahu betapa ganasnya kamu ketika kamu mengendarai motor. Jadi jangan khawatir’,” imbuh rider berusia 33 tahun itu.

“Saya tidak suka videonya, tapi itulah olahraga kami. Terkadang kita sangat tegang, ada banyak emosi yang terlibat dan terkadang kita bisa bereaksi seperti itu,” lanjutnya.

Ketika Aleix melihat keluarganya sendiri dan keluarga tempat dia dibesarkan, apakah ada kesamaan? “Itu pertanyaan yang bagus. Ya, ada. Kami juga punya seekor anjing dan kami sangat dekat sebagai sebuah keluarga. Ini adalah nilai-nilai yang diajarkan ayah saya kepada saya,” tegas Aleix.

Aleix menambahkan, “Ketika saya naik podium di Silverstone tahun lalu, ayah mengirimi video saat saya diwawancara ketika berusia 12 tahun. Di dalamnya saya mengatakan bahwa impian saya bukanlah menjadi juara dunia, tetapi memiliki keluarga dan menjadi seorang ayah. Lalu ayah berkata kepada saya, ‘Lihat apa yang kamu katakan di sini. Sekarang kamu telah mencapai podium dengan anak-anak kamu berada di sana. Kamu bisa sangat bangga’. Ini luar biasa karena saya memiliki keluarga yang sangat harmonis dan pekerjaan saya adalah hasrat saya. Saya memiliki kehidupan yang sangat baik.”

Aleix Espargaro – Laura Montero

Terkadang Aleix membawa keluarganya ke garasi bersama si kembar Max dan Mia. Tidakkah itu malah mengalihkan perhatiannya? “Mereka tidak bisa selalu berada di pit di setiap balapan, itu sangat menuntut. Mereka memiliki banyak energi tetapi saya suka ketika mereka ada di sana 3 atau 4 kali setahun. Saya suka menghabiskan waktu bersama mereka. Mereka memberi saya banyak energi positif. Ya, mungkin saya kurang tidur, tidak bisa tidur setelah makan siang, tetapi energi positif mereka sangat membantu saya,” ujar Aleix sambil tersenyum.

“Sayangnya istri saya tidak selalu bisa datang karena dia harus tinggal di rumah bersama anak-anak, tetapi saya suka ketika Laura ada di garasi. Saya berharap dia akan berada di sisi saya di setiap balapan, tetapi itu tidak mungkin sekarang. Jadi saya mencoba untuk membawa seluruh keluarga beberapa kali dalam setahun. Ini sangat bagus untuk saya,” pungkas Aleix.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page