Bos Tech3: Brad Binder adalah Pembalap Teladan, Tangguh

Red Bull KTM Factory Racing RiderTua.com – Pemilik tim KTM Tech3, Herve Poncharal mengharapkan hasil yang lebih baik dari dua rookienya Remy Gardner dan Raul Fernandez di paruh kedua MotoGP musim 2022. Hingga kini, KTM belum mengkonfirmasi line-up Tech3 KTM untuk tahun 2013. Idealnya, tim KTM Tech3 bisa berkompetisi pada 2023 dengan Pol Espargaro dan Miguel Oliveira. Tapi rider asal Portugal itu malah pindah ke Aprilia (WithU RNF). Selain itu bos tim berusia 65 tahun itu juga menganggap Jack Miller adalah pilihan yang baik.

Untuk 2023, Pol Espargaro akan kembali ke Austria setelah 2 tahun bersama Repsol Honda dan akan mengambil peran sebagai pemimpin tim di Tech3. Selain itu, Remy Gardner harus ‘menuai apa yang dia tabur’ sebagai pendatang baru kelas pada 2022.

Dengan finis di posisi ke-11 di Catalunya, Juara Dunia Moto2 itu berhasil menorehkan hasil terbaiknya pada bulan Juni. Dia hanya kalah 5,6 detik dari pembalap pabrikan Red Bull KTM Miguel Oliveira.

Tim KTM Tech3 akan memasuki musim 2023 dengan ‘the dream team’ jika diperkuat Pol Espargaro dan Oliveira.

Sebagai informasi, Pol Espargaro lima kali finis di tempat ke-3 dan dua kali pole position di KTM RC16 pada 2020. Rider berusia 31 tahun itu menempati peringkat 5 dalam klasemen hanya selisih 4 poin di belakang peringkat 3 Alex Rins (Suzuki). Dan Oliveira berhasil memenangkan dua balapan MotoGP di Tech3 pada tahun 2020 yakni di Spielberg dan di Portimao. Namun untuk 2023, Oliveira menolak transfer dari tim pabrikan Red Bull ke Tech3.

“Keputusan mengenai komitmen pembalap dibuat bersama dengan KTM, terutama dengan Pit Beirer yang berhubungan dekat dengan Stefan Pierer dan Hubert Trunkenpolz,” tegas pemilik tim Herve Poncharal.

Bos tim asal Prancis itu menambahkan, “Ada banyak varian dalam formasi pembalap dalam beberapa bulan terakhir. Kejuaraan Dunia MotoGP adalah proyek No. 1 Pierer Mobility AG di dunia balap, itu adalah misi yang paling penting. Dan yang penting ada suasana positif. Kami ingin para pembalap yang merasa menjadi bagian dari proyek dan yang berada di trek, berusaha keras setiap lap untuk benar-benar nge-push dan memberikan umpan balik mereka kepada para insinyur tanpa terlalu negatif. Brad Binder adalah contoh utama dari pembalap semacam itu. Dia tidak pernah menyerah dan selalu nge-push 100 persen ketika dia berada di atas motor.”

Rider berjuluk Brad Attack itu juga merupakan model sebagai pembalap yang handal. Dia telah membukukan tidak kurang dari 27 dalam 29 balapan terakhir sejak awal musim 2021.

Poncharal sangat memuji performa rider bernomor 33 itu. “Brad tidak pernah menyerah, dia tidak pernah ‘lemah hati’, dia selalu tegar. Meski terkadang dia mengalami kesulitan dalam sesi latihan dan kualifikasi,” ujarnya.

Tapi Binder akan mempunyai rekan setim baru Jack Miller di Red Bull-KTM selama 2 tahun ke depan.

“Manajemen KTM telah memutuskan bahwa Jack memenuhi semua persyaratan. Saya pikir Jack adalah pilihan yang baik. Pasalnya, saat ini ada empat pembalap MotoGP bersama KTM yang sudah lama menggeluti merek ini. Itu selalu menarik ketika seseorang seperti Jack datang, yang telah menghabiskan total 8 tahun dengan dua merek lain. Akan menarik untuk melihat bagaimana Jack menilai KTM RC16 pada tes pertama di bulan November,” pungkas Poncharal, yang timnya akan bersaing pada 2023 dengan GASGAS, bukan KTM yang identik.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page