Kepala Kru: Jika Enea Bastianini ke Tim Pabrikan Dia Tak perlu Khawatir

RiderTua.com – Penggemar MotoGP masih menunggu keputusan dari Ducati tentang siapa yang akan berakhir menjadi rekan setim Pecco Bagnaia pada 2023. Enea Bastianini adalah salah satu kandidatnya, selain Jorge Martin yang juga moncer di tim Prima Pramac. Saat ini Bestia menempati peringkat 5 sementara Martin ke-11 dalam klasemen di paruh pertama musim 2022. Seseorang yang sudah punya banyak pengalaman dalam sebuah tim pabrikan adalah Alberto Giribuola. Dia pernah menjadi kepala kru untuk pembalap pabrikan Ducati Andrea Dovizioso selama 5 tahun. Setelah Dovi meninggalkan Ducati pada akhir 2020, Albi menjadi kepala kru Enea Bastianini. Duo ini telah merayakan tiga kemenangan MotoGP tahun ini.

Kepala Kru: Jika Enea Bastianini ke Tim Pabrikan Dia Tak perlu Khawatir

Giribuola tahu persis apa yang akan dihadapi Bastianini jika berani bergabung dengan tim pabrikan. “Ketika kita berada di tim pabrikan, kita harus mencoba suku cadang baru dan mampu menangani hal yang berbeda. Sangat sulit untuk mencoba sesuatu dalam tes dan kemudian tidak kehilangan ‘jalan’ yang benar. Tapi itu pekerjaan saya juga, Enea tidak perlu khawatir tentang itu. Saya harus menemukan cara untuk tidak menciptakan kekacauan dan membuat keputusan yang tepat,” ujar kepala kru asal Italia itu.

Dengan kepindahan itu, apakah Enea akan menimbulkan masalah bagi Bagnaia? “Tujuan kami bukan untuk mengecewakan siapa pun. Satu-satunya tujuan kami adalah memenangkan kejuaraan. Itu selalu tergantung pada apa yang dipikirkan pembalap lain tentang Enea. Saat Dovizioso mendengar bahwa Jorge Lorenzo akan bergabung dengan tim, pikirannya adalah, ‘Ya Tuhan, itu adalah juara dunia dua kali. Dan dia ada di dalam garasi di sebelahku’,” jawab Albi.

“Tapi kami hanya fokus pada pekerjaan kami. Saat itu saya berkata kepada Andrea, ‘Kami punya semua yang kami butuhkan untuk menjadi secepat dia. Ini bukan masalah’. Pada akhirnya kami lebih cepat, jadi tekanan adalah sesuatu yang terjadi di pikiran,” jelas mantan kepala kru Doviozo.

“Saya kira berbeda bagi kami jika kami bergabung dengan tim pabrikan. Kami hanya akan melakukan yang terbaik, maka itu masalah Pecco. Tapi Pecco akan bisa mengatasinya. Pecco mempunyai tim yang bagus, dia memiliki mental yang kuat, masa lalu yang kuat dengan hasil yang baik. Jadi saya tidak berpikir dia akan berada di bawah banyak tekanan pada akhirnya,” pungkas Albi.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page