Komentar Dovizioso Mengenai Bautista, Rea dan Toprak

RiderTua.com – Setelah sekian lama, Superbike menjadi semakin diterima secara sosial di paddock MotoGP dimana para pembalap banyak menghindarinya. Terima kasih kepada Jonathan Rea (Kawasaki) yang telah mengangkat Superbike ke level yang lebih tinggi sejak tahun 2015. Setelah itu muncul Toprak Razgatlioglu (Yamaha) dengan gaya balapnya yang spektakuler dan yang tak kalah pentingnya adalah Alvaro Bautista (Ducati), yang telah mengharumkan namanya sendiri di kedua paddock.

Komentar Dovizioso Mengenai Bautista, Rea dan Toprak

Balapan akhir pekan Misano berada di puncak kalender untuk pembalap MotoGP dari tim WithU Yamaha RNF, Andrea Dovizioso.

“Saya tinggal di dekat Misano dan datang ke sini bersama teman-teman dengan motor kami. Saya suka setiap jenis balap motor. Di sini saya tetap berdoa untuk Yamaha, tetapi juga untuk teman saya Michael Rinaldi,” ujar pembalap berusia 36 tahun itu.

Dan apa pendapat Dovizioso tentang tiga pembalap Superbike terbaik saat ini?

Dovi menjawab, “Álvaro sangat kuat, saya mengenalnya dengan baik. Tidak hanya cepat, dia mampu melacak banyak hal dan membagi balapan dengan baik. Karena bobotnya sangat kecil, motornya berakselerasi dengan luar biasa. Ini memberikan tekanan yang relatif kecil pada ban belakang, itulah sebabnya ban ini masih sangat kuat hingga akhir balapan. Ini adalah tantangan bagi pembalap lain.”

Toprak agak ‘gila’. Dari luar, sulit untuk memahami bagaimana dia melakukannya. Gaya balapnya unik dan sangat berbeda. Dia mengerem sangat terlambat, jauh lebih lambat dari Rea, yang juga sangat baik dalam pengereman. Menonton aksinya sangat menyenangkan karena dia terus berusaha dan pantang menyerah. Dia selalu sangat agresif di tikungan terakhir,” imbuh rider asal Forli-Italia itu.

“Di sisi lain, Johny sangat bagus. Dedikasinya sangat mengesankan. Dia selalu memberikan segalanya. Tapi dia tidak punya kecepatan seperti Alvaro saat ini, namun dia punya pandangan yang tertuju pada kejuaraan dan mentalitas itu akan membantunya. Saya menantikan hasil di akhir musim,” lanjut Dovi.

Karir Dovizioso di MotoGP akan segera berakhir. Akankah pindah ke Superbike menjadi pilihannya? “Saya rasa tidak. Saya sudah membalap di level Kejuaraan Dunia selama 20 tahun dan ini bukan tentang Kejuaraan Dunia Superbike atau MotoGP. Ini semua tentang kapan kita memutuskan proyek baru. Saya mungkin akan menikmati hidup saya, naik motorcross dan hal-hal lain yang ada dalam pikiran saya,” pungkas Papanya Sara itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page