Enea Bastianini, Dua ‘KO’ yang Harus Dilupakan

RiderTua.com – Enea Bastianini siap untuk balapan back-to-back di Sachsenring dan Assen. Pembalap Gresini itu ingin mengubur ingatan buruk angka nol di Catalunya dan Mugello. Meskipun dia masih bisa mempertahankan posisi ketiga di klasemen MotoGP, tetapi Johann Zarco hanya berjarak tiga poin di belakangnya. Posisi puncak mulai menjauh, dengan Fabio Quartararo sekarang memiliki keunggulan 53 poin. Dua kesalahan langkah yang memperlambat laju pembalap Gresini menuju gelar juara dunia, setelah sempat memimpin di beberapa seri. Bablas angine…

Selama tes Catalunya, Enea Bastianini menguji beberapa komponen baru untuk Ducati Desmosedici GP21-nya, tetapi untuk pembaruan aerodinamis dia harus menunggu setelah liburan musim panas. Bagaimanapun, mulai 2023 dia akan memiliki motor spek resmi dan kontrak yang sesuai dengan kemajuan yang dibuat dalam tiga bulan terakhir, mengoleksi tiga kemenangan dalam sembilan balapan pertama.

Bastianini dan Masalah front end

Sachsenring dan Assen akan menjadi dua akhir pekan MotoGP yang mendasar untuk memungkinkan para bos Ducati membuat keputusan akhir. “Di Jerman tahun lalu saya tidak secepat yang saya inginkan, kami datang dari GP yang sulit dan oleh karena itu ada keinginan besar untuk berkembang dan menemukan perasaan bagian depan yang akan membuat kami kembali di barisan depan. Ini bukan salah satu sirkuit favorit saya tetapi ini adalah sirkuit khusus di mana jika kami mahir dengan motor, kami bisa bersenang-senang. Assen jelas merupakan salah satu trek favorit saya, sangat sulit dan sangat teknis: tahun lalu saya menderita, tetapi tahun ini saya lebih siap di sana. Ini akan menjadi balapan ganda yang sulit”.

Sementara itu rekan setimnya, Fabio Di Giannantonio menunjukkan kemajuan yang baik di kualifikasi, meskipun dia rookie dalam kategori MotoGP dan kurang pengalaman dalam kecepatan balapan. “Tujuan dari dua balapan berikutnya akan selalu sama, untuk mengambil sedikit langkah maju dibandingkan dengan yang terakhir.. Saya sangat menyukai Jerman, saya selalu kuat dan terlebih lagi kita hanya perlu berbelok meninggalkan sana dan saya hanya tahu bagaimana cara berbelok ke kiri (tertawa), sebuah keuntungan”.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page