Pecco Bagnaia: Tanpa ‘Pain Killer’ Saya Tak Bisa Balapan

RiderTua.com – Setelah crash di seri sebelumya, Pecco mengalami Edema besar, di mana banyak cairan yang terkumpul di seluruh area bahu. Hal ini membuat masalah karena sedikit membatasi mobilitas atau pergerakannya. “Saya mencoba tidak minum obat hari ini (Latihan Jumat), tetapi rasanya sangat sakit,” katanya.. Francesco Pecco Bagnaia menyelesaikan latihan MotoGP hari Jumat di tempat ke-3, terpaut lebih dari 0,2 detik dari waktu tercepat yang ditorehkan Fabio Quartararo (Yamaha). Rider Ducati-Lenovo itu tak memungkiri jika bahunya masih terasa sakit (setelah crash di Portimao). “Kami melanjutkan performa bagus di Portimao. Feelingku bagus, saya bisa mengerem dengan keras dan melibas tikungan dengan cepat. Namun tetap, tanpa obat penghilang rasa sakit saya tak bisa balapan,” ujar pembalap berusia 25 tahun itu.

Pecco Bagnaia: Tanpa Obat Penghilang Rasa Sakit Saya Tak Bisa Balapan

Pecco Bagnaia menambahkan, “Akhirnya kami menemukan feeling bagus yang selama ini kami cari. Dan itu membantu saya untuk fokus pada diri sendiri. Saya juga merasa nyaman dengan ban bekas. Saya melahap lap tercepat di ban medium, yang sangat penting bagi saya. Jadi sekarang kita harus melanjutkannya.”

Ketika ditanya Pecco tentang keluhan beberapa rekannya tentang ban hard, dia menjelaskan, “Bagi saya, ban hard jauh lebih baik ketimbang versi medium. Pada sesi latihan kedua, saya punya feeling yang baik, kalau kondisi balapan sejak awal seperti hari ini, maka ban keras harus oke. Namun, harus jauh lebih panas.”

“Sekarang saya bisa melakukan apa yang saya inginkan. Kita cepat, jika kita bisa mendapatkan motor di tempat yang kita inginkan. Ini adalah pertama kalinya di Portimao, dan hal yang sama terjadi lagi di Jerez,” imbuh Pecco.

Pembalap murid Valentino Rossi itu menambahkan, “Ini adalah jalan yang panjang, tapi akhirnya kami punya feeling yang kami cari. Saya tidak ingin mengatakan bahwa kami akan bertarung untuk meraih kemenangan di sini, karena masih terlalu dini dan Fabio Quartararo sangat cepat hari ini, seperti juga dua pembalap Suzuki. Tetapi jika kami terus seperti ini, kami pasti akan memulai balapan dengan lebih siap.”

Secara terang-terangan, Bagnaia mengakui jika tanpa minum obat penghilang rasa sakit, dia tidak bisa ambil bagian pada latihan hari pertama di Jerez. Pembalap asal Turin-Italia yang mengalami crash serius di Q1 di Portimao dan mengeluh nyeri di bahu kanannya itu mengungkapkan, “Saya mencoba tidak minum obat hari ini, tetapi rasanya sangat sakit. Kemudian saya minum dengan dosis kecil karena tidak sesakit saat balapan di Portimao. Tapi saya pasti akan membutuhkan dosis yang sama pada race hari Minggu seperti di Portimao.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives