Toprak Razgatlioglu: Itu Insiden Balap

RiderTua.com – Bagi Toprak Razgatlioglu, WSBK Assen akan menjadi balapan yang tak terlupakan. Jika musim lalu Garrett Gerloff yang menjatuhkannya, kemarin pembalap asal Turki itu terlibat crash dengan Jonathan Rea (Kawasaki) di Race 2 yang akhirnya dimenangkan oleh Alvaro Bautista (Ducati). Usai balapan, kedua pembalap berdebat. Karena Rea tidak menganggap crash tersebut sebagai kesalahannya, tetapi Razgatlioglu tidak menganggapnya seperti itu. Johnny tidak melihat ‘jalan’ Toprak, rider Yamaha itu menegaskan, “Saya menganggapnya sebagai insiden balap”.

Toprak Razgatlioglu: Itu Insiden Balap

Saat konferensi pers usai balapan, rider asal Turki itu memberikan klarifikasi menurut versinya tentang peristiwa itu. “Kami sangat menyesal mengakhiri balapan seperti ini, tetapi tidak banyak yang bisa dilakukan. Memasuki tikungan 1 saya mengerem keras, tapi tidak keluar jalur. Kemudian saya kembali ke barisan saya tanpa masuk ke dalam, tetapi Johnny datang dan menabrak saya, dan kami berdua jatuh,” ungkap Toprak.

Toprak mengatakan, “Rencana Rea adalah menyalip saya setelah tikungan 1, tetapi dia tidak melihat saya. Kesalahannya jelas jika kita melihat video atau fotonya. Saya menganggapnya sebagai insiden balap. Faktanya adalah, Johnny tidak melihat jalan saya, hanya jalannya sendiri yang diperhatikannya. Dia bilang saya tidak melihat? Kemudian dia harus meninjau foto dari apa yang terjadi. Saat itu saya di depan dan dia tidak melihat ke mana saya pergi,” jelas pembalap PATA Yamaha Brixx WorldSBK tersebut dengan kesal.

Selain itu, Toprak juga mengakui bahwa mereka belum membicarakan apa yang terjadi usai insiden itu, meski keduanya memiliki hubungan yang baik di luar lintasan. “Saya belum berbicara dengannya tentang apa yang terjadi, karena dia dan saya tahu bagaimana keadaannya. Mungkin lebih baik tidak membicarakannya sekarang, mungkin nanti. Terlepas dari crash itu, yang paling membuatku takut adalah Bautista datang tepat dari belakang dan langsung menuju ke arahku. Untungnya tidak terjadi apa-apa. Jika tidak, bisa jadi lebih buruk,” imbuh rider berusia 25 tahun itu.

Di sisi lain, Toprak Razgatlioglu berhasil naik ke podium di Superpole Race, di mana dia bahkan memimpin beberapa lap. “Di pagi hari saya kekurangan speed di Superpole Race untuk memperebutkan kemenangan, sayangnya saya kehabisan ban di akhir. Dari semuanya, dibandingkan tahun lalu di Assen, kami telah meningkat tetapi tidak cukup untuk merebut kemenangan,” lanjut Toprak.

Usai GP Assen, Toprak menempati peringkat 3 dalam klasemen dengan total 64 poin. Namun selisih poin dengan sang pemimpin Alvaro Bautista, tampaknya tidak membuatnya khawatir saat ini. Dia menyadari bahwa masih ada banyak balapan yang harus diselesaikan. “Saya tidak melihat klasemen, saya hanya berpikir tentang memenangkan balapan, seperti yang saya lakukan tahun lalu. Itulah mentalitas saya,” pungkas pembalap di bawah naungan manajer sekaligus mantan pembalap asal Turki Kenan Sofuoglu itu.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives