Joan Mir: Pakai Ban Slick Sejak Awal adalah Keputusan Tepat

RiderTua.com – Untuk ketiga kalinya dalam karir MotoGP-nya, Joan Mir akan start di barisan depan grid pada hari Minggu. Pada bulan November 2021, juara dunia 2020 itu juga berada di tempat ke-3 di grid start Portimao. Sebelumnya, dia juga berada di barisan depan GP Styria 2020, setelah naik dari P4 berkat penalti terhadap Johann Zarco. Tempat kedua di grid untuk Grande Premio Tissot de Portugal di Portimao, ini artinya performa kualifikasi pribadi Mir meningkat di kelas utama. Bisakah dia meraih kemenangan kedua? Rider berusia 24 tahun itu mengungkapkan rahasia suksesnya, “Pakai ban slick sejak awal adalah keputusan tepat,” katanya..

Joan Mir: Pakai Ban Slick Sejak Awal adalah Keputusan Tepat

“Saya pikir kualifikasi adalah tantangan bagi semua pembalap hari ini. Terutama setelah Q1 di mana terjadi banyak crash dan sangat ragu antara memilih ban slick dan ban hujan. Itu adalah keputusan yang tepat untuk menggunakan ban slick sejak awal, menyelesaikan lap dan meningkatkan lap demi lap,” ujar Joan Mir.

Strategi ini membawa pembalap asal Spanyol itu hanya terpaut di bawah 0,2 detik dari pole position (Johann Zarco). “Saya senang, tentu juga karena posisinya, tapi saya lebih senang dengan kepercayaan diriku. Kami telah membangun rasa percaya diri yang baik sejak GP Qatar, sedikit demi sedikit saya semakin baik dan saya mendapatkan kembali perasaan itu. Aku ingin lebih,” ungkap rekan setim Alex Rins itu.

“Saya merasa sangat saya siap. Jujur, saya merasa lebih kuat dari sebelumnya. Untuk menghadapi lap kualifikasi seperti ini dalam kondisi seperti ini, kita membutuhkan rasa percaya diri dan feeling yang baik tentang motor. Jika tidak, kita tidak dapat nge-push 100 persen dengan kondisi ini. Kami berhasil, jadi saya senang. Selamat juga untuk Johann, dia sangat cepat hari ini,” imbuh Mir merujuk pada pole sitter Johann Zarco (Pramac-Ducati).

Pembalap Suzuki Ecstar itu ingin menggunakan posisi start yang sangat baik dalam balapan 25 lap pada hari Minggu. “Sesi pemanasan akan sangat penting untuk memahami di mana posisi kami. Biasanya saya menyukai treknya, dulu saya juga mendapatkan hasil yang bagus di sini. Kita juga akan bisa menikmatinya besok,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Joan Mir biasanya menampilkan sisi terbaiknya dalam balapan. Namun, dia sering kesulitan untuk maju dari baris ke-3 atau bahkan ke-4 grid. Apakah lebih mudah start dari barisan depan? “Kita tidak bisa santai di MotoGP,” ujar Mir sambil tertawa.

“Tetapi start dari barisan depan membutuhkan banyak pekerjaan. Selalu sulit dari baris ke-2 atau ke-3. Sesuatu selalu bisa terjadi, sebuah sentuhan dapat berdampak negatif pada seluruh balapan kita. Ketika kita start dari depan, kita hanya perlu sedikit mengatur balapan. Kita lihat saja,” pungkas Juara dunia 2 kali itu yang hanya meraih 1 kali kemenangan di MotoGP, menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives