Marc Marquez: Juara Dunia 2022 = Mission Impossible?

RiderTua.com – Terlepas dari cedera yang datang silih berganti bahkan hingga musim 2022 ini, Marquez tidak kehilangan harapan untuk memperebutkan gelar. Banyak yang membayangkan kembalinya Marc Marquez ke performanya yang dulu seakan impossible. Asal tidak melakukan kesalahan besar (crash hebat) mulai putaran Eropa minggu depan pembalap Cervera itu mungkin bisa mendekati posisi puncak. Meskipun Marc dulu ahli dalam ‘Impossible Mission’, kini dia menyadari tidak bisa setiap seri membuat keajaiban, banyak pembalap muda yang cepat dan jarak (gap) antar motor semakin ketat. Kini Marc seharusnya sudah pulih 100% tinggal motornya yang sekarang masih ‘sakit’..

Berbicara dengan media Jerman Speedweek, pembalap dengan nomor start #93 itu mengatakan dia puas dengan manuvernya di Texas. “Satu-satunya kesulitan adalah menikung. Tidak mudah untuk memahami di mana harus memahami bagian depan motor. Motor kami benar-benar berbeda dari tahun lalu dan konfigurasi yang digunakan di COTA tidak ada hubungannya dengan edisi sebelumnya,” jelasnya.

“Saya meminta beberapa perubahan pengaturan pada hari Sabtu dan itu mengarah pada peningkatan performa. Juga untuk alasan ini kecepatannya meningkat.. Saya senang jika apa yang baik untuk saya juga cocok untuk pembalap Honda lain”, tambahnya

Mendesak teknisi HRC untuk tidak berhenti bekerja, mulai sekarang, tim Jepang harus menemukan cara untuk mengurangi ketidakstabilan motor, pemicu sebenarnya dari crash juara dunia delapan kali itu. “Di GP terakhir sudah jelas di tikungan 10. Oleh karena itu kami harus memahami penyebabnya”, ujarnya.

Dan di sisa kejuaraan dunia MotoGP tahun ini yang masih 17 seri, pembalap berusia 29 tahun itu tidak berani memastikan tentang hasil kejuaraan… “Dalam beberapa tahun terakhir saya telah memahami bahwa prediksi tidak dapat dibuat. Tidak ada yang tahu apakah dia akan bisa menang atau finis di lima besar”.

“Secara pribadi, saya memiliki tujuan untuk naik podium di semua balapan. Sikap ini memungkinkan saya untuk selalu terlibat (dalam pertarungan podium)”, dia menyimpulkan dan mengakui bahwa tidak setiap akhir pekan mampu membat keajaiban, terutama sekarang ini ketika merajalelanya pembalap muda dan jarak antar motor semakin dekat.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives