Bastianini Seperti Pedrosa, Menang Bukan Karena Dia Kecil, Kata Siapa?

RiderTua.com – Dennis Noyes dalam sebuah podcastnya menganalisis beberapa hal yang terjadi di GP Amerika. Noyes menyoroti kemenangan Enea Bastianini yang didampingi Jack Miller dan Alex Rins di podium. Selain itu, Marc Marquez membintangi salah satu comebacknya yang luar biasa, dengan finis di posisi keenam dari posisi buncit. “Setelah memulai musim dengan empat balapan yang cukup gila, sangat berbeda dari segalanya, apa yang sekarang dinanti-nantikan oleh banyak pembalap adalah pergi ke Eropa, hanya untuk mendapatkan posisi mereka lagi… Bastianini (168 cm) tidak memenangkan balapan karena dia kecil, dengan cara yang sama seperti Dani Pedrosa (158 cm) juga tidak memenangkan balapan karena dia kecil. Dia ahli dalam kesabaran, merawat ban dan menunggu momen,” kata Noyes.

Tampaknya situasi Ducati membaik di GP Amerika. “Pada dasarnya, dengan lima Ducati menempati lima posisi terdepan, kita akan ingat di posisi akhir musim lalu dengan dominasi Ducati yang hebat ini. Pada akhirnya dua motor naik podium, tetapi tahun ini tidak ada motor tim resmi yang menjadi motor terbaik. Selalu motor tim satelit,” ujarnya.

Bastianini adalah pembalap dengan tubuh yang tergolong kecil (168 cm), namun hasilnya tidak semata-mata datang dari tinggi badannya. “Bastianini tidak memenangkan balapan karena dia kecil, dengan cara yang sama seperti Dani Pedrosa (158 cm) tidak memenangkan balapan karena dia kecil. Dia ahli dalam kesabaran, merawat ban dan menunggu momen”, ujar Noyes.

Salah satu yang tidak diketahui adalah siapa yang tahun depan bersama Bagnaia di tim resmi. “Buruknya memiliki delapan motor, selain mereka punya kelebihan memiliki banyak informasi yang tersedia. Tetapi ketika mereka harus mulai memilih pembalap mana untuk menempatkan sumber daya mereka dan tentu saja, di atas masalah kontrak juga. Wah ribet banget ngatur semuanya,” tambahnya…

Marc Marquez

Marc Marquez melakukan ‘comeback’ yang hebat di Austin. Namun, masalah di Honda masih cukup jelas. “Ada dua pembalap di Honda yang berbicara dengan jelas: Márquez dan Nakagami.

Nakagami mengatakan bahwa ‘kita harus mengubah segalanya. Saat ini saya tidak peduli apa yang diinginkan pabrikan, yang ingin saya lakukan adalah mendapatkan motor saya kembali. Beberapa perubahan penting harus dilakukan” kata Nakagami.

Marc, sedikit lebih diplomatis, mengatakan “Sekarang kita melihat apa masalahnya, dan kita harus memulihkan sesuatu yang hilang” . Yang dibutuhkan Marc adalah motor yang bisa masuk dan keluar tikungan dengan cepat. Saya pikir Marc telah melihat masalahnya, dan dalam balapan ini dia telah melihat apa yang harus dia pulihkan. Dia harus memanfaatkan semua yang baik dari motor baru ini, tetapi dia harus memulihkan kemampuannya untuk menempatkan motornya lebih agresif ke tikungan…

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives