Miguel Oliveira Hampir Ketinggalan Pesawat Pulang ke Portugal

RiderTua.com – Miguel Oliveira hampir ketinggalan pesawat pulang ke Portugal… Pembalap asal Portugal itu menandai penampilan ke-50 nya di MotoGP dengan kemenangan di GP Indonesia di sirkuit Mandalika. Ini merupakan kemenangan ke-4 nya di kelas utama, dan itu merupakan hasil 5 besar pertamanya sejak GP Assen pada Juni 2021 lalu. Ketika trek baru Autodromo Internacional do Algarve-Portimao mulai ditambahkan ke kalender kejuaraan dunia balap motor pada 2020, Oliveira mendapat keuntungan sebagai pembalap tuan rumah. Di atas segalanya, pembalap pabrikan Red Bull KTM itu berharap untuk lebih konsisten. Karena balapan tertunda 75 menit, maka jadwal penerbangan yang sudah dia pesan Minggu malam hampir saja terlambat..Sehingga dia hanya sebentar mejawan pertanyaan wartawan dan langsung ngacir ke bandara, meninggalkan Quartararo dan Zarco  di ruang konferensi pers Mandalika..

Miguel Oliveira Hampir Ketinggalan Pesawat Pulang ke Portugal

Balapan basah di Mandalika melambungkan angan Oliveira, yang crash setelah start dari posisi ke-14 di GP Qatar. Kini rider berusia 27 tahun itu naik ke peringkat 4 di klasemen setelah memenangkan GP Indonesia pertama sejak 1997. Hanya terpaut 5 poin dari pemenang GP Qatar sekaligus pemimpin klasemen Enea Bastianini. Dan selisih hanya 3 poin dari rekan setimnya Brad Binder yang menempati peringkat 2.

Binder memberi pabrikan asal Austria itu podium (finis ke-2) pada balapan pembuka musim di Qatar, yang merupakan salah satu alasan mengapa Red Bull KTM Factory Racing sekarang memimpin di kejuaraan dunia tim. Selain itu, KTM juga memimpin di klasemen pabrikan.

Melihat klasemen Kejuaraan Dunia, muncul pertanyaan, bisakah KTM tampil konsisten tahun ini setelah musim yang sedikit mengecewakan pada 2021? “Masih terlalu dini untuk mengatakan, kami baru menjalani dua balapan,” kata Oliveira. Sekedar informasi, tahun lalu dia berhasil naik podium 3 kali berturut-turut di Mugello, Barcelona dan di Sachsenring, tetapi setelah crash FP1 di GP Austria penampilannya terus merosot di paruh kedua musim.

Pembalap asal Portugal itu menambahkan, “Kami pasti ingin mempertahankan performa kuat ini di balapan lain. Kami tidak hanya ingin tampil moncer 3 atau 4 kali dalam satu musim. Kami ingin lebih sering berada di depan. Kami tahu bahwa kami harus bekerja sangat keras untuk ini. Ini normal dalam kelas ini.”

“Gap semua pembalap sangat dekat dan kita dapat melihat perbedaan yang terkadang terjadi, apakah kita masuk di Q2 atau tidak. Ini dapat memberikan seluruh balapan akhir pekan kita arah yang berbeda. Pertama, kami berkonsentrasi untuk menjadi cepat dan kemudian tentu saja tampil baik di balapan dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin,” imbuh Miguel Oliveira.

BTW, dalam konferensi pers pada Minggu malam usai race, Fabio Quartararo dan Johann Zarco terlihat hanya tampil berdua tanpa Oliveira. Ternyata ini dikarenakan pemenang GP Indonesia itu hampir ketinggalan penerbangan setelah start balapan tertunda 75 menit karena hujan.

“Nanti saya akan selalu memesan penerbangan pada Minggu malam,” pungkas Oliveira sambil tertawa, ketika dia hanya menjawab 3 pertanyaan dari media dan langsung ngacir meninggalkan ruangan.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: