Marc Marquez: Saya Tidak Merasa Dalam Bahaya!

RiderTua.com – Marc Marquez: Saya tidak merasa dalam bahaya… Pembalap MotoGP asal Cervera-Spanyol itu terikat kontrak dengan HRC hingga akhir 2024. Kini dia berada dalam situasi yang tidak biasa. Marc dikalahkan oleh rekan setimnya Pol Espargaro baik saat tes di Mandalika maupun dalam balapan di GP Qatar pada 6 Maret. Rider berusia 29 tahun itu datang ke Indonesia sebagai peringkat 5 dalam klasemen, dan perlu ditingkatkan jika dia ingin menjadi salah satu favorit peraih gelar untuk musim 2022 seperti yang direncanakan pada akhir April atau awal Mei. Juara Dunia MotoGP 6 kali itu beruntung, karena runner-up 2021 Pecco Bagnaia gagal mencetak poin dan Juara Dunia 2021 Fabio Quartararo hanya finis di tempat ke-9 di sirkuit Losail. Marc mengatakan bahwa dia bisa memenangkan balapan dengan set-up Honda saat ini. “Tapi aku ingin lebih,” ujar pembalap Repsol Honda itu menjelaskan mengapa sejauh ini dia dibayangi oleh Pol Espargaro.

Marc Marquez: Saya Tidak Merasa Dalam Bahaya

Hari ini di Mandalika, Marc Marquez mengatakan, “Qatar adalah akhir pekan yang solid bagi kami. Baik kualifikasi maupun balapan bukanlah sesuatu yang istimewa, tapi saya bisa start dari barisan depan. Kami melakukannya dengan baik, kami tidak jauh dari posisi teratas. Itu adalah target saya. Tentu saja saya berusaha untuk naik podium dan mengejar Enea ketika dia menyalip saya. Tapi aku tidak bisa. Itu bukan kesempatan yang tepat. Sekarang kita lihat apa yang bisa kita capai di Lombok.”

Marc Marquez di GP Qatar 'Main Aman'.. di Mandalika?
Marc Marquez di GP Qatar ‘Main Aman’.. di Mandalika?

“Target kami untuk 3 hari ke depan jelas kami ingin meningkatkan hasil dari Qatar,” imbuh Marc. BTW, sejauh ini dia membukukan 59 kemenangan MotoGP, saat ini semua lawannya hanya menorehkan 53 kemenangan!

“Kami akan selangkah demi selangkah, dan kemudian kami ingin meningkat lebih lanjut pada akhir pekan pertama bulan April di Argentina. Secara fisik saya merasa baik. 22 lap race hari Minggu di Qatar, memberi saya perasaan terbaik yang saya miliki dalam 2 tahun. Sekarang kami penasaran. Pol adalah yang tercepat dalam tes. Enea, Fabio dan Brad juga akan berada di barisan depan. Ada banyak wajah baru dan mereka cepat,” lanjut kakak Alex Marquez (LCR) itu.

Marc menjelaskan, “Di Qatar, saya mengerti dalam balapan apa yang perlu saya ubah pada Honda terbaru untuk menyesuaikannya dengan gaya balap saya. Selalu sulit untuk dipahami dalam latihan, karena kita biasanya kembali ke pit setelah 5 lap. Tetapi jika kita melacak lawan selama 22 lap, kita dapat melihat di mana kita kehilangan waktu. Kami memahaminya dengan lebih baik sekarang. Dan di sini kami akan berusaha menghilangkan kelemahan ini. Dan jika tidak berhasil, setidaknya kita tahu bahwa set-up dasar kita bekerja dengan baik.”

Marc Marquez selalu meyakinkan bahwa sejak hari pertama dia menyadari bahwa Honda RC213V 2022 memiliki banyak potensi. “Tapi kalau saya benar-benar ingin cepat, saya butuh feeling yang sempurna di depan. Dan itulah yang saya lewatkan sejauh ini. Saya mengendarai motor yang sama dengan rekan setim saya, tetapi dia memiliki gaya balap yang berbeda. Kami berdua bisa cepat dengan motor ini. Karena sejauh ini saya tidak mengerti, kapan saya dalam bahaya crash dan ketika saya kehilangan kendali depan. Saya bisa memenangkan balapan dengan basis saat ini. Tapi saya ingin lebih dan saya ingin maju selangkah. Itu sebabnya kami melihat dari dekat area di depan,” pungkas Marc.

Didasarkan pada musim 2019, saat itu Marc tidak menang, tetapi mempermalukan lawan-lawannya tanpa batas. Saat itu, dia meraih 12 kemenangan dan 6 kali finis di tempat ke-2 dalam 19 balapan. Tapi masa-masa itu tidak akan kembali. Persaingannya jauh lebih kuat dari sebelumnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives