Mercedes-Benz C-Class W206 Hadir di Malaysia

RiderTua.com – Mercedes-Benz C-Class W206 sudah dirilis secara global sekitar setahun yang lalu. Mobil sedan ini tampil dengan desain yang lebih modern, tapi tetap tampil mewah dan canggih. Kini Mercedes-Benz C-Class W206 sudah mendarat di Malaysia beberapa waktu lalu. Sepertinya kedatangan mobil ini di Indonesia akan semakin dekat.

Baca juga: Mercedes-Benz EQS, Calon Mobil EV Pertama Mercy di Indonesia

Mercedes-Benz C-Class W206 Mendarat di Malaysia

Tampilan C-Class generasi terbarunya sudah jauh berbeda dari model lamanya, dimana fascia-nya mengingatkan pada model Mercedes-AMG. Lampu utamanya dibuat lebih tajam, serta bagian grille dan bumper bawah mobil juga mendapat ubahan. Sehingga menghasilkan tampilan sedan yang mewah dan sporty bak model AMG.

Interiornya kini dibuat lebih berkelas, begitupun dengan ruang kaki yang lebih luas dari model lawasnya. Walau demikian, ruang bagasinya masih sama, tapi masih mampu memuat cukup banyak barang bawaan didalamnya. Menariknya, panel instrumennya bisa menampilkan gaya Classic, Sport, dan Discreet, sehingga dapat disesuaikan sesuai keinginan.

(OtoDriver)

Sedan Mewah

Layar infotainment-nya sudah memiliki fitur MBUX (Mercedes-Benz User Xperience) serta Apple CarPlay dan Android Auto. Layar ini juga dapat menampilkan navigasi dari MBUX dan layanan Mercedes Me Connect. Tapi entah mengapa sistem audio Burmester tak tersedia pada W206 yang dijual di Malaysia, mungkin karena fitur ini sudah ditanggalkan sebelum dirilis disini.

C-Class W206 mengandalkan mesin 1.500 cc bertenaga 201 hp dan torsi 300 Nm serta mesin 2.000 cc yang memiliki tenaga dan torsi sebesar 255 hp dan 400 Nm. Kedua mesin ini dipadu dengan transmisi otomatis 9G-Tronic 9 percepatan. Performanya sudah meningkat jika dibandingkan dengan model generasi sebelumnya.

Ada dua varian yang ditawarkan di Negeri Jiran, yaitu C200 dan C300, masing-masing dibanderol Rp 993 jutaan dan Rp 1,14 miliar. Memang karena modelnya masih diimpor dari Jerman, tapi Mercy mungkin bisa merakitnya secara lokal. Kalau di Indonesia mungkin juga bisa semahal di Malaysia, tapi tidak jadi masalah kalau modelnya diproduksi lokal.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: