Jorge Martin: Mengubah Set-up Bikin Akselerasi Bermasalah

RiderTua.com – Jorge Martin: Mengubah set-up bikin akselerasi bermasalah… Dengan catatan waktu 1:53.652 menit, pembalap asal Spanyol itu menyelesaikan latihan bebas hari pertama musim baru MotoGP di posisi ke-4 di Sirkuit Losail-Qatar. Pembalap Spanyol itu kalah 0,2 detik di belakang pembalap tercepat pada hari Jumat, Alex Rins (Suzuki). Meskipun menjadi pembalap Ducati tercepat, Martin menghadapi beberapa masalah sejak pra-musim yang tidak dia sadari sebelumnya. Meski posisinya kuat, pembalap berjuluk Martinator itu berkutat dengan masalah yang tidak biasa. Namun akhirnya berbuah manis dengan meraih pole Qatar dengan 1:53.011.

Jorge Martin: Mengubah Set-up Bikin Akselerasi Bermasalah

Lebih lanjut Martin mengatakan, “Saya merasa sangat baik, meskipun saya berharap sedikit lebih baik di trek ini. Kami punya beberapa masalah grip belakang di Malaysia dan Indonesia, lalu kami banyak mengubah set-up agar sesuai dengan mesin baru. Sayangnya, kami masih kesulitan dengan masalah ini. Meskipun saya berada di urutan ke-4, saya tidak bisa sepenuhnya puas dan kami perlu membuat langkah signifikan.”

Jorge Martin menunggangi Desmo GP22 pada 2022, sedangkan dua pembalap pabrikan yakni Pecco Bagnaia dan Jack Miller akan membalap dengan mesin ‘hybrid’ yaitu campuran/gabungan mesin dari tahun lalu dan yang terbaru.

Apakah Martin setuju dengan keputusan ini dan apakah dia bahkan punya pilihan di antara varian-varian ini? “Kami tidak tampil buruk selama tes dan pada hari pertama di Qatar kami berakhir di urutan ke-4. Saya adalah pembalap Ducati terbaik. Potensinya luar biasa. Tetapi kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam hal akselerasi, jadi kami sedang mengerjakan elektronik. Sayangnya, karena kami mengubah set-up secara signifikan, masalah kami beralih ke area lain. Ini lebih sulit ketimbang yang biasa saya lakukan di masa lalu,” tegas Martin.

“Saya mempercayai Ducati dan kami yakin kami bisa membuat mesin ini bekerja. Kami mungkin membutuhkan 2 atau 3 balapan, tetapi kemudian kami akan lebih kuat dari tahun lalu. Ducati tidak bertanya kepada saya, apakah saya bisa menguji motor pembalap pabrikan. Kami hanya memiliki apa yang tersedia untuk kami. Saya harap kami tetap di puncak sepanjang musim, saya akan bertarung sangat keras untuk itu,” imbuh rider berusia 24 tahun itu.

Dalam hal top speed, Suzuki secara mengejutkan berada di puncak pada hari Jumat. Alex Rins mencatat top speed terbaik 355,2 km/jam pada lintasan lurus sepanjang 1 kilometer di sirkuit Losail. Jorge Martin menempati urutan ke-6 dalam daftar ini dengan kecepatan 352,9 km/jam.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives