Maverick Vinales: Saya Harus Keluar dari Zona Nyaman

RiderTua.com – Maverick Vinales: Saya harus keluar dari zona nyaman… Musim lalu Maverick Vinales mengalami beberapa episode hidup yang cukup kompleks. Tahun 2022 ini, dalam banyak aspek dia terlihat sangat berbeda. Menjelang musim baru di MotoGP, pembalap Aprilia itu memiliki perasaan yang sangat baik. Dalam tes pramusim, dia mampu membuktikan bahwa motornya terlihat luar biasa dan memiliki potensi yang belum ditemukan. Pergantian tim yang dia lakukan setelah meninggalkan Yamaha membuka pintu bagi pabrikan asal Italia itu, dan di dalamnya dia tampaknya telah menemukan kedamaian yang tidak dia rasakan selama bertahun-tahun. Vinales mengulas beberapa momen penting dalam acara ‘Onda Cero’, menyoroti bahwa dia melihat Aprilia sebagai keluarga yang dapat bertarung untuk Kejuaraan Dunia. Dia juga melihat bahwa Aprilia adalah sebuah tim yang mampu memimpikan hal-hal yang sangat besar. “Jika kita merasa nyaman, kita membuat perbedaan. Dan itulah yang saya cari,” katanya.

Maverick Vinales: Saya Harus Keluar dari Zona Nyaman

Perubahan yang dia buat pada tahun 2021 sangat diperlukan untuk Vinales yang mengharapkan tahun yang sangat positif di Aprilia. “Saya ingin menang, itu jelas. Saya masih memiliki banyak hal dalam diri saya untuk ditunjukkan. Tahun-tahun ini saya belum dapat menunjukkan versi saya. Di atas segalanya, saya perlu mengubah suasana dan cara melakoni balapan menjadi rutinitas yang sulit untuk diatur,” ujar Vinales.

“Hasilnya tidak konsisten dan saya tiba di balapan akhir pekan tanpa motivasi. Suatu hari saya bisa maksimal dan hari berikutnya saya jauh dari posisi depan. Itu semua sangat aneh, terutama di kepala saya. Sulit untuk berasimilasi. Pada akhirnya saya memutuskan untuk membuat perubahan yang saya butuhkan. Saya telah bertemu orang-orang yang peduli dengan apa yang saya rasakan. Di Aprilia mereka mencoba untuk menciptakan tim yang solid dan kuat di sekitar saya,” imbuh rider berusia 27 tahun itu.

Maverick Vinales

Kini Vinales kembali menjadi rekan setim Aleix Espargaro (rekan setim di Suzuki). “Saya banyak ngobrol dengannya. Kami memiliki banyak kepercayaan dan hubungan yang baik. Kami tahu apa tujuan kami. Kami memiliki ide yang jelas, yang mirip dengan yang kami miliki ketika kami bertemu di Suzuki, yakni membuat motor pemenang. Kami bekerja keras. Aleix berada di level yang lebih tinggi dan itu bagus, karena dengan begitu saya juga akan meningkat,” lanjutnya.

Vinales puas dengan hasil dari tes pra-musim. Dia menambahkan, “Ini motor baru. Pada akhirnya, sedikit demi sedikit kita akan melihat kekuatannya. Hal terbaik adalah mengujinya dan melihat bagaimana peningkatannya dibandingkan motor tahun lalu. Positifnya adalah, mana yang lebih baik. Kami menemukan di lap pertama. Dan itu adalah sesuatu yang sulit dan itu memberi kami banyak kepercayaan diri untuk memulai Kejuaraan. Dengan Aprilia, kami harus bekerja dengan sangat tenang dan sangat cerdas. Kami dapat melakukan lebih banyak tes dan kami dapat memanfaatkannya.”

Bagaimana dengan proyek jangka panjang? “Aku sangat menginginkannya. Yang paling penting adalah menciptakan sesuatu yang unik. Suzuki adalah tim yang ideal sejak tahun pertama, tetapi sebelumnya saya tidak pernah berada di tim di mana saya berkembang. Pada akhirnya, jika kita merasa nyaman, kita membuat perbedaan. Dan itulah yang saya cari. Menjadi sehat, menikmati dan memberikan yang maksimal,” ungkap Papa dari Baby Nina itu.

Maverick Vinales menjelaskan lebih lanjut, “Ada hal-hal yang tidak dapat dijelaskan. Sungguh, saya seharusnya membuat perubahan lebih cepat. Aku seharusnya mempercayai diriku sendiri.
Targetnya, memperebutkan Kejuaraan Dunia MotoGP. Saya sangat ‘haus’ akan gelar. Tahun lalu itu seperti membakar saya di dalam.”

“Ini memberi saya energi dan semangat baru untuk bekerja dan terus berkembang. Saya membicarakannya dengan banyak orang dan mereka memberi tahu saya, ‘Anda telah meninggalkan Yamaha, sekarang Anda berada di Aprilia’. Tidak ada yang memahaminya. Tapi inilah yang saya butuhkan. Saya perlu keluar dari zona nyaman saya dan mendorong diri saya hingga batas maksimal untuk mendapatkan yang terbaik dari diri saya.”

Saat-saat Sulit

Saat-saat sulit yang dialami Vinales dapat disaksikan dalam sebuah film dokumenter yang akan dirilis di Amazon dalam beberapa minggu. “Saat-saat sulit baik secara profesional maupun pribadi. Pada akhirnya ada titik di mana kita tidak tahan lagi, ini seperti ungkapan ‘gelasnya sudah penuh’. Terkadang sulit untuk mengelola saraf. Di Austria semuanya sangat kompleks, seperti matahari dan bulan,” ujarnya.

“Pada balapan pertama semuanya bekerja dengan sempurna dan 5 menit kemudian, semuanya berbeda. Sesuatu yang tidak bisa saya terima. Saya sampai pada kesimpulan bahwa lebih baik tidak memikirkan apa yang terjadi. Ada hal-hal yang tidak bisa dijelaskan. Sungguh, saya seharusnya membuat perubahan lebih cepat. Seharusnya aku memercayai diriku sendiri, instingku, dan jalanku. Sekarang itulah yang saya lakukan.”

“Tahun ini tidak akan ada masalah dengan mereka, saya menandatanganinya 100 persen, motornya melesat seperti roket. Sekarang sejarah telah berubah,” pungkas pembalap asal Spanyol itu.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives