Acosta: Dari Moto3 ‘Melompat’ ke MotoGP = No

1

RiderTua.com – Tidak bisa dipungkiri jika Pedro Acosta adalah pembalap masa depan. Opsi untuk langsung naik ke MotoGP ditolak oleh Acosta. “Saya memiliki pilihan untuk naik langsung ke MotoGP, tetapi saya pikir saya tidak harus berada di MotoGP pada tahun kedua saya di kejuaraan dunia,” katanya… Juara Dunia Moto3 2021 itu harus mampu mempertahankan sensasi dan dinamika di kelas menengah, bersama dengan rekan setimnya dan dengan tujuan yang jelas untuk menjadi ‘rookie’ di Moto2. Dalam sebuah wawancara, Acosta menjelaskan mengapa dia tidak berpikir untuk langsung mendapatkan gelar Moto2. “Mungkin, jika kejuaraan ini berjalan seperti tahun lalu, mengapa tidak? Saya harus belajar, saya harus berkembang di Moto2. Motor Moto2 jauh lebih baik ketimbang Moto3. Jauh lebih menyenangkan, dan kita tidak harus menggunakan kopling dengan perpindahan gigi-nya. Rencana latihan untuk musim dingin seperti di Moto3. Mencoba untuk terus belajar, mencoba untuk lebih kompetitif di semua balapan, tes dan tidak berhenti latihan.

Pedro Acosta: Jauh Lebih Baik Terjun ke MotoGP Tidak Langsung dari Moto3

Di Moto2, Augusto Fernandez akan berbagi garasi dengan Acosta. Seorang rekan setim yang bisa banyak membantu rider asal Murcia-Spanyol itu. “Saat ini saya memiliki rekan setim yang kuat untuk banyak belajar. Saya yakin, ini akan membuat segalanya lebih mudah bagi saya. Karena ketika kita memiliki seorang teman di garasi sebelah hal ini bisa memacu kita setiap kali kita pergi ke trek, itu jauh lebih baik untuk kita. Saya harus belajar banyak hal dan dia membantu saya,” ujar Pedro.

Tandem yang dibentuk pembalap asal Majorcan dan Murcian itu, mungkin sangat mirip dengan Remy dan Raul pada tahun 2021. Semuanya, dengan KTM sebagai pusat operasi.

KTM percaya, dalam jangka menengah Pedro dan Augusto bisa tampil di MotoGP. “KTM adalah merek pertama yang percaya pada saya, ketika saya tidak punya apa-apa. Sejak itu saya selalu mengingat hal ini di kepala saya, ‘kami percaya pada kamuda’. Sejak hari itu, saya selalu berpikir, mengapa tidak terjun ke MotoGP bersama mereka? Saya percaya pada Aki dan timnya sejak hari pertama. Saya akan membawa manajer tim saya dari Moto3 ke Moto2. Saya memiliki analis Remy, salah satu mekaniknya dan yang baru. Mereka akan membantu saya, tetapi kita harus tumbuh bersama,” tambah rider berusia 17 tahun itu.

Melompat dari Moto3 ke MotoGP?

Opsi untuk langsung naik ke MotoGP ditolak oleh Acosta. “Saya memiliki pilihan untuk naik langsung ke MotoGP, tetapi saya pikir saya tidak harus berada di MotoGP pada tahun kedua saya di kejuaraan dunia. Masalahnya saya masih berusia 17 tahun dan saya harus banyak belajar. Saya pikir, Moto2 akan membantu saya meminimalisir kesalahan, lebih fokus, menjadi sedikit lebih profesional. Saya pikir akan jauh lebih baik untuk naik ke MotoGP dalam beberapa tahun ketimbang langsung dari Moto3,” ujar Acosta.

Belum lama ini, Acosta ngobrol dengan Casey Stoner. “Dia mengatakan kepada saya bahwa, yang penting adalah meski tidak menang di kategori yang lebih kecil, ketika naik ke MotoGP dengan persiapan dan mencoba untuk menang di sana. Saya pikir kedua kategori, Moto2 dan Moto3, banyak membantu kita.”

“Tetapi Moto2 mengajarkan kita untuk menangani ban, tidak membuat kesalahan, untuk mencoba memiliki ritme sendiri. Ini adalah langkah terbaik, kesempatan terbaik, dan kami harus melakukannya. Sangat menyenangkan ketika idola kita sejak masih kecil datang kepada kita. Saya merasa seperti dewa ketika Casey memberi tahu saya bahwa dia adalah penggemar saya! Saya berpikir ‘ini tidak mungkin nyata!’ Itu bagus, kami ngobrol dan saya pikir kata-katanya akan membantu saya,” pungkas Acosta.

1 COMMENT

Leave a Reply