Ketakutan Kawasaki: Sulit Mengalahkan Toprak

RiderTua.com – Dulu seolah ‘dibuang’ oleh Kawasaki, kini Kawasaki ketakutan jika di masa depan sulit mengalahkan Toprak… Setelah mencatatkan rekor dengan 6 gelar dunia berturut-turut, Kawasaki berperan sebagai pemburu di Kejuaraan Dunia Superbike 2022. Mereka tahu bahwa, bintang Yamaha Toprak Razgatlioglu tidak akan menjadi ‘mangsa’ yang mudah. Jika dipikir-pikir, adalah sebuah kesalahan besar bahwa Kawasaki memutuskan untuk tidak menggunakan jasa rider asal Turki itu di Suzuka 8H pada 2019 lalu. Hal ini membuat manajernya Kenan Sofuoglu kesal seolah diabaikan dan menyebabkan pindahnya Toprak ke tim pabrikan Yamaha pada tahun 2020. Namun Kawasaki gak usah khawatir Toprak 2023 sudah migrasi ke MotoGP..

Ketakutan Kawasaki, Sulit Mengalahkan Toprak

Juara dunia Jonathan Rea dan juga Kawasaki digulingkan dari puncak Kejuaraan Dunia Superbike, pada tahun kedua Toprak dengan Yamaha R1.

“Kami mengenal Toprak dengan cukup baik dan melihat potensinya. Dia memutuskan untuk memulai petualangan baru dengan Yamaha, dan tentu saja telah mencapai level yang sangat baik tahun lalu. Tetapi kami mengharapkan performa yang sedikit lebih baik, ”kata manajer tim Kawasaki Guim Roda.

“Sekarang mereka telah menemukan cara untuk membuat paket mereka kompetitif. Dan Toprak Razgatlioglu adalah pembalap yang sangat kuat, sangat pintar dan sangat tepat serta tidak membuat kesalahan besar. Sangat sulit untuk menaklukkannya,” imbuhnya.

Pada akhirnya, Roda menyadari bahwa serangkaian kesalahan membuat perbedaan dalam kekalahan.

Roda menambahkan, “Ketika kita kalah, itu adalah drama besar. Ketika kita menang, itu adalah momen yang fantastis. Ini bagian dari balap. Musim yang menantang. Kami membuat beberapa kesalahan. Mungkin kita seharusnya tidak melakukan itu, tetapi tidak ada orang yang sempurna. Kami masih memiliki sesuatu untuk dipelajari. Kami harus melihat tahun ini sebagai tahun yang baik, untuk memahami bagaimana kami dapat meningkat di tahun 2022 dan melakukan pekerjaan kami dengan lebih baik lagi.”

Persaingan yang semakin ketat (tidak hanya dari Yamaha), memaksa Kawasaki untuk lebih meningkatkan upaya yang sudah tinggi.

Pria asal Spanyol itu melanjutkan, “Kami harus kembali mengambil langkah maju. Kami harus siap dan menerima bahwa, tidak mungkin selalu menang dan kami mencoba yang terbaik untuk meningkatkan balapan demi balapan. Cepat atau lambat akan ada lebih banyak persaingan di grid, karena pada akhirnya semua orang bekerja keras. BMW bekerja keras, Honda lebih dari tim manapun dan Ducati telah ada selama bertahun-tahun. Kami melihat bahwa, setelah bakat Toprak langsung menjadi satu dengan tim dan motor, dia akan tampil memukau.”

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page