Apakah Marquez Benar-benar Sehat untuk 2022?

RiderTua.com – Honda secara resmi mengumumkan tentang situasi kesehatan Marc Marquez, memang kabar baik untuk diplopianya, namun bagaimana untuk balapan?.. Marc Marquez menghindari operasi mata yang rumit, namun dengan tanpa operasi (perawatan konservatif) akan memaksanya menjalani masa pemulihan yang mengandalkan ritmenya yang sangat acak dan tenggat waktu yang tidak jelas. Selain itu Marc diberitakan akan berlatih untuk musim depan, namun yang jadi pertanyaan bagaimana kalau hanya latihan fisik ( tanpa mengendarai sepeda motor).

Memang kondisi kesehatan Marc Marquez membaik, tapi untuk menjinakkan RC213V yang liar itu tidak cukup. Dia mengaku butuh sedikit latihan kekuatan fisik setiap hari untuk menyelamatkannya dari banyak jatuh dan cedera saat mengendarai Honda. Hal ini dia sampaikan dalam wawancara di episode baru film dokumenter DAZN yang berjudul: “Yo, Pilot”..

Seperti dilansir media GPOne melalui Carlo Pernat, bahwa Marc Marquez tidak diragukan lagi yang terkuat, tetapi dengan cedera dan pemulihan yang memperlambat dan memengaruhinya, perbedaan level ini berkurang. Marc Marquez harus memutuskan untuk bersabar.. kemudian, di trek, dia tidak akan lagi menjadi pembalap agresif sambil menunggu untuk memulihkan semua kemampuannya. Meskipun dia tipikal orang yang ingin menang, atau tidak sama sekali.

Yang harus diperhatikan adalah kesembuhan 99% Marc pada awal Februari di Sepang. Sebuah tantangan, bahkan apakah dia sudah pulih untuk seri perdana bulan Maret di Qatar. Karena latihan yang dilakukan Marc akan minimalis. Selama waktu ini, pasar transfer akan bergolak dan Honda secara logis mencari pembalap cadangan di masa depan dengan mengincar dua Juara Dunia yang belum genap berusia 24 tahun (Mir dan Quartararo), sementara Marc Marquez berada di ambang usia tiga puluhan..

Marc Marquez masih kuat dan memiliki cukup kemampuan untuk menemukan kembali potensi dirinya. Chicho Lorenzo berujar, “Dengan apa yang terjadi pada Marc Marquez, pertama lengan, dengan komplikasinya, sekarang mata, saya menemukan kalimat menarik yang dikatakan Luca Cadalora bahwa jika Marc tidak memiliki sihir lagi itu tidak akan menjadi waktu untuk menemukan kembali dirinya sendiri. Logikanya. Segalanya tampak salah, tetapi jika dia berhasil menemukan kembali dirinya sendiri, dia akan menang lagi dan mungkin kembali lebih kuat dari sebelumnya”.

Para dokter menyarankan istirahat dan pada saat mereka menghindari hipotesis operasi. Masih harus dilihat berapa lama fase stand-by ini, di mana dia hanya bisa melakukan latihan fisik tertentu tanpa naik motor. Latihan atletik memainkan peran yang semakin penting dalam persiapan pembalap, terutama untuk menjinakkan motor yang butuh otot seperti Honda RC213V.

Marc Marquez telah berulang kali menunjukkan keahliannya yang luar biasa sebagai penjinak RCV, menyelamatkan motornya saat hampir pasti jatuh ke aspal. Dalam episode baru film dokumenter DAZN “Yo, Pilot” dia menggarisbawahi pentingnya fisik (kekuatan otot) di MotoGP saat ini. “Bertahun-tahun yang lalu di dunia balap motor persiapan fisik itu penting, tetapi Anda bukan seorang atlet “. Gym dan bersepeda adalah kegiatan penting mengingat balapan, elastisitas adalah salah satu kualitas yang selalu membedakan Marc dari pembalap lain. “Peregangan adalah bagian yang paling membosankan di gym, tetapi membutuhkan lebih banyak konsistensi. Dalam satu jam Anda tidak lagi mendapatkan elastisitas, Anda harus berlatih sedikit setiap hari. Ini telah menyelamatkan saya dari banyak jatuh dan cedera”.

Namun apakah dengan latihan di Gym sudah cukup..? kita tunggu saja perkembangannya..  (Artikel ini bukan untuk narasi konten Youtube..!)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page