RiderTua.com – Nampaknya kesuksesan Eksion belum membuatnya puas, nih, dan mereka ketahuan mendaftarkan model anyar lainnya. Model ini berupa mobil listrik bernama Aira, dan mungkin namanya ini masih terdengar asing bagi konsumen, walau sepertinya ada kaitannya dengan Air EV.
Mobil Listrik Aira Jadi Air EV Terbaru?
Wuling sudah cukup lama berjualan mobil listrik di Indonesia, dan Air EV menjadi model BEV pertamanya yang dijual disini. Meski ukurannya yang mungil, harganya cukup terjangkau bagi konsumen yang mencari model BEV seperti ini, dan inilah yang membuatnya laris manis di pasarnya. Bahkan dengan kehadiran Hyundai Ioniq sekalipun, modelnya tetap menjadi incaran banyak konsumen sampai sekarang.

Dengan banyaknya mobil listrik yang dijual oleh kompetitornya, jelas Air EV harus susah payah mempertahankan posisinya dari model anyar yang dirilis. Belum lagi model sekelasnya yang mulai merebut posisinya, terlebih BYD Atto 1 yang populer di pasarnya dan menjadi ancaman baru bagi mobil mungilnya ini. Merasa sudah waktunya mereka harus merebut kembali dominasinya, Wuling menyiapkan model baru untuk dijual di Indonesia.
Lewat Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kemenkumham, ada nama Wuling Aira EV yang didaftarkan disitu, dan namanya hampir mirip dengan Air EV. Hanya saja modelnya punya empat pintu dan satu pintu bagasi belakang, jadi ukurannya bakal lebih besar dari Air EV nantinya. Jelas ini bisa memberikan kemudahan bagi penggunanya yang mencari mobil listrik berukuran imut tapi punya 4 pintu.

Hongguang Mini EV Anyar
Kemungkinan kuat Aira EV bakal mengambil basis dari All New Hongguang Mini EV yang dirilis di kampung halamannya bulan Maret lalu. Desainnya kini mengusung perpaduan kesan retro dan modern dalam satu model, dengan lampu depan bulat yang menjadi ciri khasnya. Memang ukurannya masih lumayan kecil, tapi sudah ada empat pintu yang dipasang pada model anyar ini, sehingga akses ke dalam mobil bisa lebih gampang.
Bisa jadi speknya nggak begitu berbeda dengan Hongguang Mini EV terbaru di China, karena biasanya mereka melakukannya terhadap model lainnya yang dibawa ke Indonesia. Namun entah kapan mereka bisa menjualnya disini, mengingat sudah hampir tiga bulan berlalu sejak modelnya dijual di China. Tapi mungkin mereka belum bisa melakukannya sekarang karena Eksion baru saja memulai penjualannya beberapa minggu lalu.

Tampil di GIIAS 2026?
Dengan GIIAS 2026 yang akan digelar, pameran ini bisa menjadi kesempatannya untuk membawa mobil terbarunya ini ke Indonesia, tapi sekali lagi mereka ogah memberikan komentar lebih lanjut soal itu. Wuling menegaskan kalau mereka mendaftarkan Aira di Indonesia hanya sekedar untuk mengamankan aset intelektualnya dan menjadi bagian dari strateginya. Masalahnya, kalau ini terjadi modelnya selalu berakhir diluncurkan di pasarnya, dan tidak menutup kemungkinan Aira bisa dijual tahun ini atau tahun depan.
Nampaknya Aira EV bakal menjadi penggantinya Air EV yang sudah lama hadir di pasarnya, dan mungkin ini bakal menjadi keputusan yang paling berat. Jelas karena Air EV menjadi model BEV pertamanya disini, tapi apa boleh buat, mereka harus memasang strategi baru untuk menghadapi Atto 1 dkk. Terlebih dari desainnya saja modelnya bisa punya modal untuk melawan calon rivalnya.

Sejauh ini penjualan mobil listriknya masih bagus, dan Darion dan Eksion EV menjadi salah satu andalan barunya di masing-masing segmen. Mungkin untuk sekarang mereka punya lini model BEV ‘ABCDE’ yang cukup beragam, tapi model ‘ABC’ bisa jadi bakal diganti dengan model anyar. Tetap saja namanya disesuaikan dengan abjad, dengan Aira yang masih memakai huruf A layaknya Air EV.
Melihat dari desain Hongguang Mini EV, mobil seperti ini kayaknya cocok dijual di Indonesia. Asalkan kalau harganya bisa dibanderol lumayan murah, barulah Wuling bisa berhadapan langsung dengan Atto 1 dan rival sekelasnya.






