235 Ribu Unit Mobil Diekspor Pada Januari-Oktober 2021

RiderTua.com – Penjualan mobil di Indonesia sudah cukup stabil selama periode Januari hingga Oktober 2021. Tak hanya penjualan di dalam negeri, ekspor mobil ke luar negeri juga cukup bagus. Tercatat sebanyak 235 ribu unit mobil sudah dikirim ke luar negeri pada periode Januari-Oktober 2021. Daihatsu menjadi produsen dengan angka ekspor tertinggi.

Baca juga: Penjualan Mobil Bulan Oktober 2021 Sudah Stabil

Ada 235 Ribu Unit Mobil yang Diekspor

Tentu hasil ini cukup bagus jika dibandingkan dengan tahun 2020 lalu. Jelas karena saat itu kondisi pasar di sejumlah negara belum kondusif, apalagi dengan keadaan pasar otomotif di Indonesia. Tapi tak sedikit produsen mobil disini mengandalkan ekspor ketika penjualan di dalam negeri mengalami penurunan.

Dari hasil tersebut, Daihatsu menyumbang angka ekspor tertinggi hingga 95.107 unit. Hasil ini terdiri dari sejumlah mobil yang diproduksinya, dari Gran Max dan kembarannya, Mazda Bongo, sampai mobilnya Toyota. Mulai dari Avanza, Raize, Lite Ace (kembarannya Gran Max), serta Wigo (kembarannya Agya).

(Toyota Motors Cebu)

Daihatsu-Toyota Mendominasi

Sementara Toyota sukses mengirim hingga 54.643 unit ke luar negeri, walau selisihnya cukup jauh dari Daihatsu. Hasil tersebut terdiri dari Fortuner, Sienta, Vios, Innova, serta Yaris. Lalu Mitsubishi menduduki posisi ketiga dengan hasil mencapai 42.136 unit, walau hanya Xpander series yang diproduksi untuk kebutuhan ekspor.

Selanjutnya ada Suzuki mengekspor hingga 34.658 unit mobil Ertiga, XL7, Carry, sampai APV, walau Karimun Wagon R kemungkinan juga ikut berkontribusi. Honda mengirim hingga 5 ribu unit Brio ke luar negeri, disusul oleh Hino sebanyak 2.770 unit kendaraan dan Hyundai 836 unit mobil H1 (Grand Starex). Meskipun pabrik utamanya belum berdiri, tapi Hyundai mampu memproduksi mobil untuk kebutuhan ekspor.

Dari produsen Negeri Tirai Bambu, DFSK sukses mengirim 751 unit, dan Wuling sebanyak 54 unit saja. Entah mengapa Wuling mengirim sedikit mobil dari tahun lalu di periode yang sama. Mungkin mereka sibuk dalam memenuhi permintaan konsumen Indonesia akan model seperti Confero hingga Almaz.

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page