Ini Alasan Marc Marquez Sering Jatuh!

0

RiderTua.com – Lemah secara fisik, Marquez kini mengaku menjadi ‘pembalap biasa’.. Jika Marquez mempertahankan karakteristiknya yang agresif, dia tidak lagi bisa lagi menjadi Marc yang dulu lagi..cara yang sama. Ketika RC213V-nya mulai ‘hampir’ jatuh tergelincir, dia tidak lagi berhasil melakukan penyelamatan ‘ala Marquez’ yang merupakan ciri khasnya, khususnya di tikungan kanan, di mana lengan yang cedera yang melakukannya.. Bintang Repsol Honda itu sudah jatuh 18 kali tahun ini, lebih banyak dari pembalap MotoGP lainnya. Dia mengakui sendiri, ALIEN Marquez telah menjadi pembalap normal, “Sebelumnya, gaya saya selalu menyerang dengan ban depan, bermain hingga limit, bertahan di limit dan melakukan penyelamatan dengan siku.. Sekarang saya tidak bisa melakukannya lagi. Segera setelah saya melakukan sedikit gerakan seperti itu, saya kehilangan bagian depan dan jatuh. Itulah salah satu alasan saya banyak jatuh tahun ini” katanya. Lalu sampai kapan akan pulih?

Alasan Marc Marquez Sering Jatuh

Memang pembalap Spanyol telah menyesuaikan cara balapnya dengan kondisinya, tanpa kepastian untuk mendapatkan kembali levelnya yang dulu. Masih terkendala oleh lengan kanannya yang belum bisa bermanuver seperti dulu, Marc Marquez tidak lagi mampu menyelamatkan dirinya sesaat sebelum jatuh dengan gaya penyelamatannya yang terkenal itu dan lebih sering berakhir di aspal.

Marc mengatakan,”Di masa lalu, saya banyak melakukan penyelamatan saat jatuh, tapi musim ini saya kehilangan cengkeraman bagian depan. Saya harus bekerja. Tapi selain itu, dalam pertarungan saya dengan Pecco, di beberapa pengereman saya melebar, saya tidak percaya diri dan saya mengendurkan rem. Kita harus mengusahakannya untuk masa depan. Saya tahu bahwa ketika saya merasa lebih baik, saya bisa membalap dengan normal, seperti sebelumnya. ”

“Saya bisa berada di limit motor dan kini saya tidak bisa lagi.. Ketika saya tidak bisa lagi melakukan apa yang membuat perbedaan (menutupi kekurangan motor), saya menjadi pembalap ‘normal’. Saya jelas cepat di beberapa trek, saya lebih bermasalah di trek lain. Itulah yang saya maksud dengan pembalap normal, cepat tapi lebih sulit di beberapa trek dan bagus di trek lain.. Saya berharap untuk meningkatkan kondisi fisik saya dan ketika saya merasa bahwa saya akan memiliki sedikit lebih banyak kekuatan, saya akan menemukan ritme saya. Untuk saat ini tidak mungkin. Saya mencoba melaju dengan baik. Tetapi saya tidak lebih baik dari Quartararo tahun ini, atau Pecco Minggu lalu.”

Leave a Reply