Lorenzo: Quartararo Melemahkan Mental Vinales

1

RiderTua.com – Jorge Lorenzo yang hadir di paddock MotoGP Aragon tidak kaget dengan peristiwa yang mempengaruhi Maverick Vinales musim ini, dia melihatnya sebagai tanda manajemen mental yang buruk dari persaingannya dengan Fabio Quartararo. X-Fuera datang sebagai penonton di GP Aragon, dia menyempatkan diri untuk menikmati balapan MotoGP secara langsung dari pinggir lintasan. Namun dia juga siap menanggapi permintaan wartawan, mengomentari peristiwa terkini. Dan yang menjadi subjek hangat saat ini, tentu saja perceraian yang menghebohkan antara Maverick Vinales dan Yamaha. Bagi Lorenzo, Quartararo melemahkan mental Vinales… “Jadi dia membutuhkan udara baru dan orang baru untuk motivasi, atau lebih bahagia.. Rupanya dia bergabung dengan motor yang lebih buruk dan tim yang lebih buruk, tetapi di MotoGP Anda tidak pernah tahu,” kata Lorenzo.

Lorenzo: Quartararo Melemahkan Mental Vinales

Lorenzo paham betul dengan tim Yamaha yang telah dia tinggalkan pada 2017. Namun, Juara Dunia lima kali itu secara khusus mampu mengamati sepek terjang Fabio Quartararo yang memukau, mengetahui dengan baik apa dampak yang menghancurkan penampilan rekan setimnya.

Dendam Tak Berujung, Kenapa Espargaro dan Miller Sangat Benci Lorenzo?

“Ini sangat mengejutkan. Karena Maverick adalah pembalap hebat, dengan bakat luar biasa, tetapi ini bukan pertama kalinya dalam kariernya kami melihat reaksi, katakanlah, drastis di pihaknya. Itu terutama terjadi ketika dia masih muda. Kali ini reaksi drastis kedua atau ketiga yang dia alami,” analisa Jorge Lorenzo di media resmi MotoGP.

“Dia memiliki karakter spesial yang kuat. Jelas, kedatangan pembalap muda seperti Fabio, yang sangat cepat, yang beradaptasi sangat baik dengan motor dan yang mulai menang, tidak memotivasinya…. justru sebaliknya, menurut saya itu membuat mentalnya lebih lemah, karena dia merasakan kekuatan dari Fabio ini dengan kuat,” ujar Jorge..

“Ketika rekan setim Anda setengah detik atau satu detik lebih cepat dari Anda, hal itu mulai sedikit menghancurkan pikiran Anda dan jika Anda tidak terlalu, sangat kuat dan sangat-sangat positif, Anda mulai memiliki pikiran negatif, semuanya negatif. Dilihat dari luar, saya pikir itulah yang terjadi. Saya tidak di sana, saya tidak dapat memiliki pendapat yang jelas tentang masalah ini, tetapi menurut saya itulah yang terjadi pada Maverick.”

“Jadi dia membutuhkan udara baru dan orang baru untuk merasa sedikit lebih termotivasi, atau lebih bahagia, untuk memiliki lebih banyak energi. Semoga dia menemukan itu di Aprilia. Rupanya dia bergabung dengan motor yang lebih buruk dan tim yang lebih buruk, itulah hasil dan sejarahnya, tetapi Anda tidak pernah tahu: di MotoGP dan di olahraga, Anda terkadang bisa mengejutkan tim atau secara historis secara mekanis kurang bagus.”

Setelah dua tahun di Suzuki, lalu empat setengah tahun di Yamaha, Maverick Vinales memang bergabung dengan Aprilia, yang program MotoGP-nya paling kurang berkembang dan satu-satunya pabrikan yang belum meraih kemenangan. Tapi podium pertama yang diraih oleh Aleix Espargaro di Silverstone memberi penghargaan akan kemajuan penting RS-GP.. Untuk saat ini, balapan pertama Vinales berakhir dengan hasil yang buruk, dia harus melakukan perubahan besar dalam gaya balapnya.

1 COMMENT

Leave a Reply