Target Gelar Dunia Aprilia 2023, Vinales Lega?

RiderTua.com – Tahun 2023 adalah ujian nyata bagi Vinales.. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola mengatakan, Aprilia bisa bertarung untuk gelar dunia 2023. Itu artinya Vinales masih punya kesempatan satu tahun (2022) untuk ‘mengasah senjatanya’ agar lebih sakti.. Maverick Vinales baru saja menandatangani kesepakatan dengan Aprilia untuk musim 2022. Pada Selasa kemarin, pembalap berusia 26 tahun itu juga sudah menjalani tes pribadi pertama dengan RS-GP 21 di Misano. Mulai dari GP Aragon, putra Angel Vinales itu akan menggantikan Lorenzo Savadori hingga sisa musim ini. Massimo Rivola yakin bahwa Aleix Espargaro dan Maverick Vinales akan segera menjadi kandidat untuk meraih juara dunia. Dia sangat terkesan dengan performa dari pendatang baru asal Spanyol itu. Namun tahun 2023 adalah masa pembuktian Top Gun, dia tidak akan mendapat ujian sebenarnya.. apakah lebih baik atau tetap seperti di Yamaha?

Target Gelar Dunia Aprilia 2023, Vinales Lega?

Setelah Aleix Espargaro meraih podium pertama Aprilia di era MotoGP modern di Silverstone, kepercayaan diri meningkat di tubuh pabrikan asal Noale-Italia itu. Direktur balap Aprilia Massimo, mengatakan, “Agak terlalu dini untuk berbicara tentang gelar dunia tahun depan. Kami masih harus terbiasa bertarung dan terus bergerak ke posisi penting. Tetapi memenangkan gelar pada tahun 2023? Mengapa tidak?”

Dengan Maverick Vinales, Aprilia setidaknya punya satu pembalap lagi mulai dari Aragon yang punya potensi untuk melanjutkan performa seperti itu. Setelah tes selama 2 hari di Misano, pembalap berusia 26 tahun itu sudah berbicara banyak tentang motornya.

Rivola pun percaya diri, “Jika Maverick telah menemukan gairahnya lagi dalam waktu singkat, ini artinya bahwa itu tidak terlalu tersembunyi. Dia pria yang sangat sensitif, saya mengerti bahwa ini terutama tentang menemukan kesenangan lagi.”

Namun pria berusia 49 tahun itu meredam euforia pendatang baru Aprilia itu.
“Pada awalnya semuanya selalu sangat bagus. Dia langsung terbiasa dengan motor dengan sangat cepat. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kecepatan dalam waktu sesingkat mungkin. Tapi kita harus menjaga emosi dan keinginannya untuk menunjukkan, bahwa dia cepat terkendali. Maverick tidak perlu membuktikan apa pun kepada kami, dia hanya perlu mengumpulkan banyak kilometer di atas motor,” imbuh Rivola.

Rivola juga menjelaskan debut prematur pembalap asal Spanyol itu di Aragon.”Kurva pembelajarannya sangat mengesankan, itulah sebabnya dia sudah bisa memulai untuk kami di Aragon,” pungkas sang bos. Masuk akal karena Vinales bukan rookie, buat apa buang-buang waktu? Apalagi Aprilia adalah tim konsesi, tak akan ada tim lain yang protes jika ada sedikit tidak biasa dengan pembalapnya..

Related Articles

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives

You cannot copy content of this page