‘Jebakan Batman’ Sirkuit Jerman

1

RiderTua.com  – Seperti yang telah disebutkan, trek Jerman ini memiliki 10 tikungan kiri dan 3 tikungan kanan, tidak seperti kebanyakan sirkuit lain yang didominasi tikungan kanan. Selain itu, ini adalah trek terpendek yang harus dihadapi pembalap MotoGP: hanya 3.671 meter. Karena pendek, tidak lantas membuatnya menjadi trek yang sederhana karena sangat sempit dan dengan beberapa kontur naik turun. Belum lagi banyak tikungan di sebelah kiri yang menyebabkan ban menjadi terlalu panas di sisi kiri dan kemudian ‘dikejutkan’ dengan beberapa tikungan kanan yang harus diatasi dengan ban yang sudah terlalu dingin (karena lebih jarang dipakai menikung). Singkatnya ini adalah Jebakan Batman, di mana Batman-nya bisa terbang ke kerikil. Siapa yang akan berhasil menjadi ‘Raja Sachsenring’ pada tahun 2021 ini? yang jelas bukan Batman..

‘Jebakan Batman’ Sirkuit Jerman

Untuk balapan akhir pekan Jerman, cuaca seharusnya tidak menjadi masalah. Tampaknya dari Jumat hingga Minggu matahari tidak akan selalu bersinar tetapi hujan diperkirakan tidak akan turun. Paling mendung atau sebagian berawan. Bahkan suhunya tidak terlalu panas: maksimum adalah 28° dan minimum adalah 18°.

Quartararo: Pemimpin Klasemen

Meskipun banyak mengalami kendala non teknis tahun ini, Quartararo tampak lebih dewasa dan juga merespons berbagai masalahnya dengan baik. Tetapi apakah GP Jerman akan tetap bersahabat dengannya? Mengingat pada tahun 2019, orang Prancis itu gagal dengan nol poin. Meskipun data Maverick Vinales tahun 2019 menunjukkan tanda bahwa M1 bisa sangat kompetitif di trek ini?

Atau justru Vinales akan menjadi pembalap yang harus diwaspadai? Kedua! Selain tim pabrikan Yamaha, rider Petronas (Franco Morbidelli) juga tampil bagus dan Valentino Rossi di 2018 berhasil finis kedua.. Catatan masa lalu, tentu saja bagus bagi Yamaha, yang memberikan secercah kepositifan di masa sulit bagi Rossi dan “Morbido”..

Sachsenring 2017

Seperti biasa, bagaimanapun, semua harus memperhatikan Ducati: Sachsenring adalah trek di mana Desmosedici tidak selalu mampu beradaptasi, tetapi tahun ini telah menunjukkan bahwa mereka selalu kompetitif di trek manapun. Kemudian kita juga harus menyertakan KTM yang secara mengejutkan, telah memperoleh dua podium (tempat kedua dan satu kemenangan) dalam dua balapan terakhir.

1 COMMENT

Leave a Reply