Alex Rins: Antara Cedera Bahu dan Tragedi Tersangkut Tali

1

RiderTua.com – Cedera bahu kanan bikin Alex Rins sedikit khawatir. Kita juga ingat tragedi motor Suzuki Rins tersangkut tali setelah jatuh tahun lalu bukan? .. Mengalami dua kali crash dalam dua balapan berturut-turut, membuat Alex Rins merasa menyesal dan khawatir. Kesalahan di tahap awal pada balapan ke-4 MotoGP musim 2021 di Jerez, membuatnya harus legowo pulang dengan tangan kosong setelah hanya mampu finis ke-20. Usai balapan, pembalap Suzuki itu mengeluh bahu kanannya sakit. Dia pun langsung menjalani pemeriksaan untuk memastikan adanya cedera atau tidak. Pembalap berusia 25 tahun itu ingin menebus kesalahannya saat berlaga di Le Mans akhir pekan ini. Tahun lalu jatuh dan balapan kacau balau setelah tersangkut tali, tahun ini jangan diulang jatuh di Le Mans..

Alex Rins: Antara Cedera Bahu dan Tragedi Tersangkut Tali

Pada tahun 2020 lalu, cedera bahu kanan juga membuat Alex Rins kesulitan. Oleh karena itu, rider asal Spanyol itu mengakhiri tes hari Senin di Jerez lebih awal, untuk melakukan pemeriksaan di Barcelona. Sejauh ini tidak ditemukan peradangan, dimana hal ini dikonfirmasi langsung oleh juru bicara Suzuki, Federico Tondelli.

“Setelah crash di Jerez, saya merasa bahu saya sedikit sakit. Itu sama dengan cedera yang saya alami tahun lalu, jadi tentu saja saya sedikit merasa khawatir. Saya mengikuti tes Jerez di pagi hari, tetapi saya menyelesaikannya lebih awal sehingga saya bisa pulang dan memeriksakan bahu saya. Tidak ada cedera yang ditemukan, jadi saya menjalani beberapa perawatan sebelum balapan Le Mans untuk meredakannya,” ungkap rekan setim Joan Mir ini.

Selanjutnya, rider asal Barcelona itu berkomentar tentang Sirkuit Bugatti. Dia berkata, “Ini adalah trek yang tidak dapat diprediksi, tetapi saya tidak sabar untuk membalap lagi dan saya ingin memberi tim saya hasil yang baik.”

Sementara itu rekan setimnya Joan Mir lebih beruntung. Mir menyelesaikan balapan di Jerez di tempat ke-5 dan melakoni tes hari Senin dengan produktif. “Tes itu berjalan sangat menyenangkan. Saya siap untuk mengambil langkah maju di Le Mans. Di atas kertas ini bukan taruhan terbaik kami, karena motor kami kesulitan di jalur stop-and-go ini.”

“Selain itu cuaca juga dapat mengacaukan semuanya. Meski demikian, kami jelas ingin mendapat hasil bagus dan mendulang banyak poin. Saya sangat menantikan untuk kembali naik motor dan melakukan yang terbaik,” pungkas juara dunia 2020 yang berusia 23 tahun itu.

1 COMMENT

Leave a Reply