Ketika Penjualan Mobil Bekas Meningkat ‘Gara-gara Insentif’…

1
Pajak mobil nol persen
(Foto: Carvaganza.com)

RiderTua.com – Adanya insentif pajak untuk mobil baru yang diberlakukan sejak Maret lalu sempat membuat penjual mobil bekas khawatir. Sebab dengan harga yang lebih murah bisa membuat angka penjualan menurun. Nyatanya penjualan mobil bekas masih tetap stabil, bahkan meningkat walau adanya insentif mobil. Seakan pasar tersebut tak terpengaruh oleh peningkatan penjualan model anyar.

Baca juga: Penjualan Mobil Bulan Maret 2021 Capai 85 Ribu Unit!

Penjualan Mobil Bekas Tetap Stabil

Sejak insentif diberlakukan, angka penjualan mobil sudah menunjukkan kenaikan yang begitu drastis dari sebelumnya. Hasilnya juga jauh lebih baik dari bulan-bulan sebelumnya, termasuk pada tahun lalu. Memang karena saat itu banyak orang yang menunda untuk membeli mobil, sehingga penjualan menurun drastis.

Sementara itu, pasar mobil bekas (mobkas) sempat diduga bakal terancam mengalami penurunan penjualan yang begitu besar. Sebab dengan harga mobil baru yang lebih murah, bisa-bisa mobkas tak banyak dilirik oleh konsumen. Tapi yang terjadi sebenarnya yaitu pasar tersebut juga kena dampak positif dari insentif tersebut.

(Honda Indonesia)

Tetap Dicari Konsumen

Walaupun begitu, pasar mobkas sebenarnya masih belum memulih sepenuhnya layaknya mobil baru. Meskipun begitu, hasilnya sudah jauh lebih baik dari tahun lalu, dan itu sudah menjadi sesuatu yang bagus di tahun ini. Terlebih dengan kondisi tak menentu seperti sekarang, maka diharapkan takkan memberikan pukulan serius bagi pasar ini.

Entah apakah peningkatan ini ada kaitannya dengan larangan mudik. Sebab sebelumnya sempat ada anggapan kalau penjualan mobil bekas meningkat walau sudah ada larangan untuk pulang kampung oleh pemerintah. Namun sepertinya itu tak memberikan dampak yang besar bagi penjualan mobkas, apalagi mobil baru.

Faktor lainnya yang menyebabkan peningkatan penjualan mobil bekas ini yaitu adanya program diskon serta DP murah dari penjual. Tren ini kemungkinan akan terus bertahan sampai insentif berakhir pada akhir Mei mendatang. Tapi semoga saja pasar tersebut masih bisa berkembang dengan pesat.

1 COMMENT

Leave a Reply