Usai Melontarkan Kritikan, Kini Bos Tech3 Mulai Memuji Iker Lecuona

1

RiderTua.com – Usai melontarkan kritikan, kini Bos Tech3 mulai memuji Iker Lecuona… Dalam dua balapan awal musim di Qatar, dua pembalap Tech3 belum mampu menyuguhkan performa yang memuaskan. Baru di Portimao keduanya bisa mencetak poin pertama di musim ini. Dan setelah melakoni putaran ke-4 di GP Spanyol, Danilo Petrucci kini duduk di peringkat ke-19 dengan 5 poin sementara Iker Lecuona di peringkat ke-23 dengan 2 poin di klasemen Kejuaraan Dunia. Manajer Tim Tech3 Herve Poncharal sempat mengkritik performa Lecuona usai GP Portugal. Kini rider asal Spanyol itu mendapatkan pujian dari sang bos, meski dia hanya bisa menambah 1 poin lagi di Jerez.

Usai Melontarkan Kritikan, Kini Bos Tech3 Mulai Memuji Iker Lecuona

Usai balapan di Jerez, manajer tim Tech3 itu mengatakan, “Itu adalah balapan yang sulit tapi menarik. Dan sejauh ini, jelas ini yang terbaik musim ini. Baik Danilo dan Iker lebih dekat ke puncak. Saya tahu bahwa kami tidak akan memimpin dari satu balapan ke balapan berikutnya, tetapi kami harus mengejar dan kami sudah melakukannya akhir pekan ini.”

Tech3 telah menjalin kerjasama yang baik dengan KTM selama 5 tahun. Namun di sisi lain, mereka masih kesulitan saat di lintasan. Fakta bahwa, posisi dua pembalap mereka di klasemen dibawah rider tim pabrikan KTM (Brad Binder di urutan ke-10 dan Miguel Oliveira ke-17).

Herve Pocharal mengatakan, “Tentu saja itu tidak ideal. Tapi kami lebih dekat dengan Miguel untuk sebagian besar balapan dan itulah patokan kami saat ini. Tidak hanya Danilo, tetapi juga Iker. Mereka tidak pernah melambat, mereka tetap menundukkan kepala. Catatan waktu mereka sangat konstan. Itu bagus.”

Pria asal Prancis itu percaya bahwa anak didiknya akan mendapatkan hasil maksimal dari itu. “Bagi sebagian orang akan sulit untuk dipahami, tetapi kami cukup puas dengan tempat ke-14 dan ke-15. Kami merasa seperti kami yang melakukan pekerjaan itu. Ini hasil terbaik yang bisa kami raih. Sekali lagi, keduanya ada pada performanya. Kami mampu menahan Valentino Rossi dan saudaranya Luca Marini di belakang kami, dan tidak jatuh di bawah tekanan,” imbuh Poncharal.

Khusus bagi Lecuona, itu pertanda penting bagi Pocharal. Karena pembalap berusia 21 tahun itu belakangan ini kerap mendapat kritik pedas dari sang bos. Setelah GP Portugal, Poncharal sangat kecewa dengan performa Lecuona. Dia tak bisa lagi melihat adanya percikan kegigihan dari Lecuona, dan hampir tidak menemukan kata-kata untuknya.

Namun setelah kedua pembalapnya menunjukkan penampilan yang mulai membaik, Pocharal berkata, “Saya ingin berterima kasih kepada Danilo dan Iker. Ini adalah balapan terbaik mereka sejak awal musim dan saya harap kami bisa menjaga hasil positif ini. ”

Menatap GP Prancis, Poncharal berkata, “Saya pikir kami bisa mengambil strategi lain di Le Mans. Tujuannya adalah untuk mencoba masuk ke 10 besar. Jelas itu tidak akan mudah. ​”

1 COMMENT

Leave a Reply