RiderTua.com – Start dari posisi ke-8, Jorge Martin mampu finis di posisi ke-6 dalam sprint race di Balaton Park Sabtu sore. Rider Aprilia itu tertinggal 5,7 detik di belakang pemenang Marc Marquez. Sementara rekan setimnya Marco Bezzecchi berhasil meraih podium ke-3.
Martin mengungkapkan bahwa dia tidak bisa berbuat banyak saat melewati tikungan pertama. “Saya benar-benar tidak tahu ke mana saya akan pergi. Itu membuat saya kehilangan beberapa posisi. Saya tidak terbiasa dengan situasi itu,” ujarnya.
Jorge Martin: Setiap Kali Menyalip Risikonya Kehilangan 3 atau 4 Posisi

Meski begitu, Jorge Martin akhirnya bisa mengovertake Pecco Bagnaia dan kembali kedepan. Namun saat mencoba menyalip Diogo Moreira, juara dunia MotoGP 2024 itu mengerem lebih lambat dari yang diperkirakan dan akhirnya memotong chicane. Dalam situasi seperti itu, pembalap wajib ‘menunggu’ sekitar 1 detik agar terhindar dari keuntungan yang tidak fair.
Setelah beberapa lap, Martin akhirnya bisa menyalip Moreira dan bersaing untuk memperebutkan podium tapi dia melebar di Tikungan 15. “Saya kehilangan fokus saat itu. Selain itu saya tidak merasa nyaman dengan ban depan dan gripnya kurang,” jelas rider asal Madrid Spanyol itu.
Martin mengungkapkan adanya kelemahan RS-GP di sirkuit yang sempit dan berkelok-kelok seperti Balaton Park. “Begitu kami melepaskan rem, kami tidak bisa mempertahankan racing line kami. Dengan downforce yang lebih rendah, kami kesulitan saat berbelok di tikungan lambat. Namun di sektor 2, dengan downforce yang tinggi, kami sangat kompetitif. Secara umum aerodinamika motor kuat, tetapi tidak terlalu terasa saat kecepatan rendah,” jelas rider berusia 27 tahun itu.

Sirkuit Balaton Park memang menjadi tantangan tersendiri untuk para pembalap. “Di sini, setiap kali menyalip berisiko kehilangan 3 atau 4 posisi. Jika kita ingin menyerang, kita harus yakin itu akan berhasil. Kalau tidak, kita justru akan semakin jauh tertinggal,” pungkas Martinator.
Usai sprint, kini selisih poin Martin dari pemimpin klasemen sekaligus rekan setimnya Marco Bezzecchi menjadi 20 poin.






