Home Otomotif Daihatsu Sukses Menjual 12 Ribu Unit Mobil Bulan Lalu!

    Daihatsu Sukses Menjual 12 Ribu Unit Mobil Bulan Lalu!

    Merek mobil Penjualan mobil LCGC Daihatsu Ayla ADM
    Daihatsu Ayla ADM

    RiderTua.com – Hingga bulan Mei, penjualan masih moncer dan ini sudah bisa membantunya bertahan di tengah kondisi tidak menentu di Indonesia. Dari banyaknya model entry level yang dijualnya, ternyata mobil terlarisnya bulan lalu bukan Sigra, lho.

    Daftar Isi

    Penjualannya Naik 25 Persen Dari Bulan Mei 2025

    Sejauh ini Daihatsu masih bertahan di posisi kedua pasar mobil di Indonesia, tepat di belakang Toyota, dengan 12.531 unit mobil terjual secara retail bulan Mei 2026. Ternyata hasil yang didapatnya ini naik 25 persen dari penjualan bulan Mei tahun lalu, dan ini sudah menjadi hasil yang memuaskan. Belum jelas apa ada kenaikan penjualan dari bulan sebelumnya, tapi setidaknya ini sudah menjadi hasil yang cukup bagus.

    Daihatsu Gran Max Pickup ADM
    Daihatsu Gran Max Pickup ADM

    Selama ini Daihatsu menjual berbagai macam mobil di Indonesia, tapi Gran Max yang menjadi andalannya sampai sekarang, bahkan total penjualannya hingga bulan lalu sudah tembus 30.454 unit. Hasil ini digabung dari penjualan model pikap sebanyak 20.294 unit dan Minibus atau Blind Van 10.160 unit, dengan total kontribusi penjualan sebesar 51 persen. Tidak heran kalau Gran Max unggul jauh dari Sigra, meski mobil LCGC ini diandalkannya di pasar mobil penumpang sampai sekarang.

    Sigra dan Ayla yang menjadi andalannya di pasar LCGC hanya bisa menyumbang 30 persen total penjualan yang didapat Daihatsu, atau 17.893 unit. Bisa ditebak kalau Sigra yang menyumbang sebagian besar penjualan, dan Ayla terjual lebih sedikit lagi. Mobil LCGC 7-seater memang punya banyak peminat di pasarnya, apalagi harganya yang terjangkau untuk model seperti ini.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Daihatsu Terios Facelift
    (Liputan6.com)

    Model Unggulan Lainnya

    Lalu model lainnya yang juga menyumbang penjualan yaitu Terios dengan 6.063 unit secara retail atau 10 persen dari total penjualan Daihatsu. Xenia, Rocky, Sirion, dan Luxio semuanya terjual sebanyak 5 ribu unit atau hanya 9 persen dari total penjualan, dan memang ini jauh lebih sedikit dari yang diperkirakan. Terlebih Xenia dan Rocky dijual di segmen yang punya banyak peminatnya, tapi penjualannya belum bisa melebihi Terios maupun Sigra.

    Dari banyaknya mobil yang dijualnya ini, 99 persen mobilnya diproduksi lokal, jadi sisanya berupa model impor dari luar negeri, entah itu dari Jepang maupun Malaysia. Model CBU yang dijual di Indonesia hanya ada dua, yaitu Sirion dari Malaysia dan Rocky Hybrid dari Jepang, tapi sejauh ini Rocky Hybrid yang paling laris terjual. Namun pengirimannya cukup lambat karena ada banyak antrian dari konsumen, meski dengan 2 ribuan unit yang dipesan sejak diluncurkan tahun lalu.

    Penjualan Mobil hybrid Daihatsu Rocky
    (100KPJ)

    Laris Bak Kacang Goreng

    Bahkan dengan banyaknya mobil penumpang yang dijual Daihatsu, Gran Max masih jadi andalannya di pasar mobil niaga sampai sekarang dan mencetak hasil penjualan yang memuaskan. Model inilah yang membantu meningkatkan penjualannya di tengah kondisi pasar yang tidak menentu sejak tahun lalu, apalagi dengan daya beli konsumen yang menurun. Tapi mobil niaga masih banyak dicari karena bisa dipakai untuk mendistribusikan barang untuk dikirim ke tempat tujuan dan menerobos berbagai medan jalan.

    Sejauh ini Daihatsu belum membawa model anyar lainnya ke Indonesia setelah merilis Rocky Hybrid tahun lalu. Model yang sudah ada masih bisa menyumbang hasil penjualan yang cukup bagus, itupun dengan hasil yang lebih baik dari bulan sebelumnya. Tetap saja, dengan persaingan di pasarnya yang semakin ketat, mereka harus menambah lini produknya, terutama mobil ramah lingkungannya.

    Daihatsu Ayla EV
    (Viva)

    Saat Rocky Hybrid pertama kali mejeng disini, mereka sempat menampilkan model konsep Ayla EV, dan kelihatannya modelnya cukup cocok dijual di pasarnya. Terlebih pasar mobil listrik mulai diisi oleh banyak model berukuran imut, dan Ayla EV kelihatannya bisa menjadi lawan sepadan bagi BYD Atto 1. Namun sampai sekarang mereka belum menjualnya disini.

    Kalaupun Sigra sudah nggak selaris dulu, setidaknya modelnya tetap jadi nomor satu di segmen LCGC sampai sekarang. Toh Daihatsu tidak terlihat terbebani oleh penurunan penjualan di segmen tersebut, karena masih ada Gran Max series yang jadi penyumbang utama penjualannya.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini