Rins: Sama Seperti Rossi Saya Juga Tak Membuat Kesalahan

0
Rins: Sama Seperti Rossi Saya Juga Tak Membuat Kesalahan

RiderTua.com – Alex Rins: Sama seperti Rossi saya juga tidak membuat kesalahan saat crash, apakah karena kondisi trek?.. Tak dipungkiri, Rins sangat kecewa dengan kegagalannya. Tapi balapan di Portimao makan banyak korban. Banyak rider yang bertumbangan di trek roller coaster Portimao. Sebut saja Jack Miller, Alex Rins, Johann Zarco, Valentino Rossi dan bahkan rider asal Portugal Miguel Oliveira. Meskipun begitu, balapan Portugal tadi malam memang sangat seru. Duel yang terjadi di barisan terdepan sangat mengasikkan untuk ditonton. Alex Rins terlibat duel dengan Fabio Quartararo selama 18 lap. Rins bahkan sempat memimpin balapan selama 4 lap. Namun nasib berkata lain. Rins menyerah lebih awal setelah crash di lap 19. Sangat disayangkan, podium yang sudah di depan mata lepas sudah. Meski begitu, suasana hati rider Suzuki itu baik-baik saja usai terjadi crash tersebut. Pembalap asal Spanyol itu berkata, “Kami mengalami akhir pekan yang menyenangkan di Portimao, karena kami bekerja dengan sangat baik sejak hari Jumat. Kami langsung mencapai Q2 dan lolos ke barisan depan dan saya terkesan dengan balapan ini.”

Alex Rins: Sama Seperti Rossi Saya Juga Tak Membuat Kesalahan saat Crash

“Ketimbang tahun lalu, saya sudah banyak berkembang. Tapi sayang, kami tidak bisa mendulang poin karena saya crash. Saya berada di limit dan Fabio sangat kuat, tetapi saya berada dalam situasi yang nyaman. Kadang-kadang saya membalap sampai limit dan motor banyak bergoyang dan meluncur, tapi kali ini saya sangat santai,” ujar Alex Rins.

Dengan waktu lap 1: 39.450 menit, pembalap Suzuki ini mencatatkan lap balapan tercepat. Dan hebatnya, pada saat yang sama dia juga mencetak rekor lap baru di Portimao. Namun dia meninggalkan lintasan balap tanpa podium Kejuaraan Dunia.

Alex Rins menegaskan, “Usai crash, kami pun membuat analisa. Saya tidak melakukan kesalahan apa pun di tikungan ini. Itu adalah titik pengereman yang sama, saya menerapkan tekanan rem yang sama. Tapi memang, itu kadang-kadang terjadi. Tentu saja saya tidak senang dengan hasilnya, tetapi kami hanya harus terus bekerja.”

“Saya memberi banyak tekanan pada Fabio, kami tahu dia akan memiliki kecepatan yang bagus. Sebenarnya kecepatan saya tidak sebaik Fabio, tapi saya merasa sangat nyaman saat balapan. Setelah kecelakaan itu, Fabio melaju sedikit lebih lambat. Seandainya saya tidak crash, saya pasti bisa mengatur catatan waktu yang sama. Untuk kemenangan, mungkin tidak akan mudah. Tetapi setidaknya kami kehilangan 20 poin,” kata Rins, yang merosot ke posisi ke-7 secara keseluruhan di Kejuaraan Dunia dengan 23 poin.

“Saya membalap di kelas MotoGP sejak 2017. Saya kompetitif pada 2018, dan saya sangat kuat pada musim 2019 dan 2020. Tetapi lawan tidak pernah memikirkan saya. Mungkin mereka melakukannya untuk melemahkan mental saya,” ungkap pembalap asal Spanyol itu.

“Kami bekerja dengan sangat baik. Kami akan melakukan hal yang sama untuk balapan di Jerez, dan melihat apakah kami diperhatikan para rival kami.”

Crash Itu Terjadi Begitu Saja Tanpa Ada Kesalahan

“Saat sesi pemanasan (warm up) seperti di Qatar, banyak debu dan kotoran di lintasan. Saya berbicara dengan Valentino (Rossi), dia mengatakan bahwa dia juga tidak membuat kesalahan dalam kecelakaannya. Crash itu terjadi tanpa ada peringatan. Saya tidak ingin mengatakan bahwa ban Michelin buruk, karena kami memiliki kecepatan yang baik dan sekarang giliran Fabio yang menang. Saya pikir kondisi trek tidak 100 persen,” lanjut Rins.

Bagaimana Rins mengomentari performa Quartararo? “Saya melihat beberapa hal, ketika saya berada di belakang motor Yamaha milik Fabio. Di tikungan terakhir, dia sedikit lebih cepat dariku. Kami mencoba sesuatu dengan mesinnya, keduanya sangat mirip. Saya menyampaikan poin-poin penting ini kepada teknisi kami, sekarang mereka punya data dan informasi yang baik,” pungkasnya.

Leave a Reply