Nyalakan Nyali: Di Seri Eropa Suzuki Ingin Menjejak Podium Kembali

0

RiderTua.com – Shinichi Sahara ingin Suzuki kembali naik podium di seri Eropa… Sebagai juara bertahan, Joan Mir tidak mengalami awal musim yang menggembirakan. Saat ini, dia berada tepat di belakang rekan setimnya Alex Rins terpaut 1 poin di kejuaraan dunia. Rins di peringkat ke-5 dengan mengoleksi 24 poin, sementara Mir di posisi ke-6 dengan 23 poin. Tahun lalu kedua pembalap Ecstar Suzuki asal Spanyol itu bermasalah di Portugal (Mir gagal finis dan posisi 15 untuk Rins). Tapi sekarang mereka optimis semuanya akan berjalan lebih baik.

Nyalakan Nyali: Di Seri Eropa Suzuki Ingin Menjejak Podium Kembali

Alex Rins kini sedang berbahagia karena tunangannya mengandung buah hati mereka. Sekarang pembalap asal Spanyol itu akan berada di Portugal untuk balapan ke-3 musim ini. Dia tak sabar bertemu lagi dengan keluarga keduanya, anggota tim. “Saya sangat bersemangat untuk kembali bertemu dengan tim saya dan kembali mengendarai motor saya. Saya suka trek Portimao. Sangat menyenangkan bisa balapan disana. Ini juga karena banyaknya tanjakan,” ujarnya senang.

Tahun lalu Alex Rins finis di urutan ke-15 di Portimao. Sementara itu, rekan senegara dan juara dunia Joan Mir tidak memiliki awal mudah untuk musim ini. Apalagi sejak pembalap berusia 23 tahun itu terlibat ‘clinch’ dengan Jack Miller (Ducati) pada balapan kedua di Qatar.

Kini Mir tak lagi memikirkan tentang insiden dengan Miller itu. “Saya melihat ke depan dan saya harus menebus kesalahan saat di Portimao tahun lalu. Tahun 2020 lalu, saya bernasib buruk di sini dan harus menyerah tidak bisa melanjutkan balapan. Itu sangat buruk. Tahun ini saya ingin mendapatkan pengalaman yang lebih baik. Saya pikir treknya akan cocok dengan motor kami,” ujar Joan Mir.

Hasil Race Portugal 2020

Setelah dua balapan, dia tertinggal 18 poin dari pemimpin kejuaraan dunia Johann Zarco. “Saya tidak ingin membiarkan pembalap asal Prancis itu lolos. Ini akan menjadi penting untuk mencetak ‘gol’. Kami ingin meningkat dan saya siap menghadapi balapan.”

Sementara itu Manajer proyek Shinichi Sahara mengatakan, “Qatar tidak mudah. Tapi kami telah belajar darinya, dan mengumpulkan banyak data yang akan membantu kami. Di Eropa kami ingin kembali naik podium, tetapi sulit untuk memprediksi bagaimana jalannya balapan ini karena kami tidak tahu treknya dengan baik.”

Leave a Reply