Insentif Pajak Mobil 2.500 cc Bisa Efektif?

0
(Toyota Astra Motor)

RiderTua.com – Tak lama lagi mobil bermesin diatas 1.500 cc sampai 2.500 cc akan kebagian insentif pajak. Tentu ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Indonesia, karena harga mobil bakal lebih murah dari biasanya. Namun kemungkinan tak banyak mobil yang mendapat keringanan PPnBM nol persen tersebut. Mengingat model yang memiliki TKDN diatas 70 persen masih lumayan sedikit.

Baca juga: Innova-Fortuner Dapat Insentif Pajak, Toyota Senang

Tak Banyak Mobil yang Mendapat Keringanan PPnBM Nol Persen?

Tahun 2020 lalu menjadi tahun yang kurang menguntungkan bagi produsen otomotif di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Karena dengan kondisi pasar yang belum membaik, membuat angka penjualan sulit untuk ditingkatkan lebih jauh. Meskipun dengan memberikan penawaran menarik, tetap saja itu menjadi sesuatu yang cukup sulit untuk dilakukan.

Sehingga cara terakhir agar dapat meningkatkan angka penjualan yaitu memberikan insentif khusus. Malaysia yang lebih dulu menerapkannya, sebelum disusul oleh Indonesia. Pertama kali diberikan untuk mobil penumpang bermesin dibawah 1.500 cc, kini akan diterapkan aturan serupa untuk mobil mesin diatas rata-rata tersebut.

(Toyota Bharat)

Bisa Tingkatkan Penjualan

Meski ini menjadi sesuatu yang bagus, tapi masih saja ada yang meragukannya. Pasalnya kebanyakan mobil yang akan mendapat insentif ‘gelombang kedua’ ini memiliki harga yang lumayan mahal. Contohnya Toyota Fortuner atau Mitsubishi Pajero Sport, dimana kedua SUV bongsor ini dibanderol paling mahal Rp 600 jutaan.

Tentu konsumen akan lebih memilih mobil dengan harga lebih murah ketimbang yang memiliki harga mahal walau sudah mendapat insentif. Namun sepertinya itu tak dipermasalahkan oleh produsen seperti Toyota Astra Motor (TAM). Karena terlepas dari berapa harganya, jika sudah mendapat insentif harganya bisa lebih murah dari biasanya.

Sehingga dengan ini, angka penjualan suatu produk bisa meningkat drastis, dan ini sudah menjadi sesuatu yang bagus. Dengan begitu, penjualan mobil di Tanah Air bisa memulih secara bertahap, walau itu membutuhkan waktu lama agar bisa memulihkan kondisi sepenuhnya.

Leave a Reply