Enea Bastianini Menjadi Rookie Tercepat di Tes Qatar

0

RiderTua.com – Enea Bastianini menjadi rookie tercepat di tes Qatar… Juara dunia Moto2 Enea Bastianini adalah rookie MotoGP tercepat dalam tes IRTA yang digelar selama 3 hari di Qatar. Meski begitu pembalap Esponsorama Ducati itu dengan rendah hati, dia menekankan bahwa dia masih harus meningkatkan kemampuan diri. Dia memakai data Pecco Bagnaia dan Jack Miller, untuk mengubah gaya balapnya dan hasilnya tokcer… Prinsip yang baru dimengerti oleh rookie adalah gaspol saat akselerasi di tikungan dan elektronik yang akan menyelesaikannya, karena jika ragu-ragu buka gas justru bagian belakang motor njengat alias melompat..

Enea Bastianini Menjadi Rookie Tercepat di Tes Qatar

Saat tes shakedown pada hari Jumat lalu, Enea Bastianini sempat terjatuh. Tapi pada dua hari berikutnya, dia berhasil melakoni tes dengan mulus. Pada akhirnya dia menjadi yang tercepat dari empat rookie di lintasan MotoGP dan berada di tempat ke-16, 1,5 detik di belakang pembalap terdepan Fabio Quartararo (Yamaha).

Faktanya, dia meninggalkan rekan setimnya Luca Marini serta pendatang baru Lorenzo Savadori (Aprilia) dan Jorge Martin (Pramac Ducati) di belakangnya. “Karena semua rookie sangat cepat, saat ini hal itu tidak penting bagiku. Tapi tentu saja saya senang menjadi yang tercepat di antara kami, itu bagus untuk tim dan awal yang solid,” kata pembalap asal Italia itu sambil tersenyum.

Pembalap berusia 23 tahun itu menyoroti perkembangannya pada tes hari Minggu sebagai kemajuan terbesar selama tes dalam 3 hari. Bastianini pun menyimpulkan penampilan debutnya itu. Dia berkata, “Saya fokus untuk mengendarai Desmosedici dengan lebih mulus dan santai. Karena tindakan agresif bukanlah cara yang tepat. Berkat ide ini, saya berhasil membukukan catatan waktu yang baik di tengah sesi. Saya mulai bekerja lebih banyak dengan perangkat elektronik dan set-up, dari total selama 3 hari di Qatar adalah positif.”

Perbandingan data miliknya dengan data milik pembalap pabrikan Ducati Pecco Bagnaia dan Jack Miller, jelas memberikan informasi penting kepada pembalap berusia 23 tahun itu. “Pada tes hari Sabtu dan Minggu saya benar-benar mengubah gaya membalap saya. Saya mengarahkan diri saya ke Pecco dan Jack, lalu mencoba membalap seperti mereka. Itu bekerja dengan sangat baik karena itu membuat saya bertindak lebih lembut,” kata pembalap berjuluk La Bestia itu.

“Saya tahu, saya hanya bisa agresif saat pengereman. Tetapi faktor penentunya adalah secara lembut jika melakukan akselerasi ke luar tikungan. Namun jika saya hanya membuka sedikit gas, roda belakang mulai melompat. Di sisi lain, jika saya membukanya lebar-lebar, saya masuk ke slide yang terkontrol. Itu yang sangat penting untuk menghasilkan waktu lap yang cepat di motor MotoGP,” kata pembalap Ducati itu menjelaskan apa yang telah dia pelajari.

Leave a Reply