Pit Beirer: KTM Menabur Benih Kemenangan, Menuai Gelar

Pit Beirer: KTM Menabur Benih Kemenangan, Menuai Gelar
Sebastian Risse

RiderTua.com – Direktur¬†KTM¬†Motorsport, Pit Beirer berujar.. KTM sedang menabur benih kemenangan, dan selangkah lagi siap menuai gelar dunia.. Di level pembalap Oliveira dan Binder berpeluang jadi kapten tim Austria itu… Beirer menduga jika pada 2021, Miguel Oliveira dan Brad Binder akan tampil ‘setara’ pada 2021. “Karena Brad pasti akan mengambil langkah besar, untuk mengejar Oliveira,” ujarnya. Namun meskipun sudah ‘menanam benih’, menurut Beirer agar bisa memperebutkan gelar Kejuaraan Dunia MotoGP masih ada satu langkah lagi, apa itu?

Pit Beirer: KTM Menabur Benih Kemenangan, Menuai Gelar

Untuk musim 2021, tim Pabrikan Red Bull-KTM mengandalkan ‘Tim Impian’ bersama pembalap Miguel Oliveira dan Brad Binder. Sementara Danilo Petrucci dan Iker Lecuona memperkuat tim Tech3-KTM.

Pabrikan asal Austria itu bahkan memiliki 3 pemenang 2020 di line-up MotoGP. Hanya Yamaha yang bisa mengimbangi mereka dengan Morbidelli, Quartararo dan Vinales, yang telah memenangkan 7 kemenangan musim ini.

CEO KTM Stefan Pierer, memiliki target yang jelas tentang musim MotoGP pada 2021. “Pada tahun 2020 kami mencapai target kami di kelas utama untuk tahun keempat, dengan podium dan kemenangan. Target baru kami untuk tahun depan adalah, kami ingin berjuang untuk merebut gelar dunia dan memenangkannya jika memungkinkan.”

Anggota dewan KTM Hubert Trunkenpolz yang juga penggemar balap itu setuju dengan gagasan dari CEO. “Saya setuju dengan Stefan Pierer, pada titik tertentu gelar adalah targetnya. Kapanpun ini bisa terjadi karena bisnis ini tidak dapat diprediksi. Seperti tahun 2020 yang terlihat jelas berjalan tidak biasa. Bagaimanapun, kami berada di posisi yang sangat baik dengan 3 pembalap teratas kami Oliveira, Binder dan Petrucci,” ujar Trunkenpolz.

Direktur Motorsport KTM Pit Beirer, paham betul dengan tuntutan dari bos KTM ini. Meski tak ingin membuat prediksi yang terlalu berani, dia percaya pembalapnya bisa meningkatkan performa sehingga bisa melampaui posisi ke-5 di kejuaraan dunia Pol Espargaro. Dia menggambarkan tahun 2020 sebagai musim yang hebat, dan menyebut posisi 3 teratas di kejuaraan pembalap sebagai target untuk 2021.

Pit Beirer: KTM Menabur Benih Kemenangan, Menuai Gelar
Pit Beirer: KTM Menabur Benih Kemenangan, Menuai Gelar

KTM Sedang Menabur Benih Kemenangan

Ketika Pit ditanya, mengenai pembalap mana yang dipercayanya untuk menjadi kapten tim setelah kepergian pemimpin tim Pol Espargaro? Pit menjawab, “Sejarah telah menunjukkan bahwa, Brad selalu tepat satu tahun di belakang Miguel dalam hal kesuksesan. Tapi dia selalu menindaklanjuti dengan sangat cepat. Itulah yang terjadi di Moto3 dan Moto2.”

“Namun di MotoGP, Miguel memiliki waktu setahun di depan Brad. Di awal musim 2020 dia sudah lebih stabil, dia punya basis yang lebih luas. Dengan Brad, kami melihat ‘ledakan’ dalam kinerja, tapi kemudian dia terjatuh. Namun, Brad pasti akan menjadi jauh lebih stabil di tahun kedua.”

“Sulit bagi saya untuk memprediksi dengan tepat, level apa yang akan mereka capai di musim mendatang. Setelah dua kemenangan MotoGP, Miguel sudah menjadi pembalap yang sangat lengkap. Tapi Brad pasti akan melakukan lompatan besar. Itu sebabnya saya melihat keduanya cukup dekat dalam hal performa.”

Terlepas dari raihan 3 kali pole position, 3 kali kemenangan dan 5 kali finis di tempat ketiga untuk Pol Espargaro, para penggemar tim oranye berharap untuk peningkatan lebih lanjut di musim berikutnya.

“Kami ‘panen kemenangan’ tepat waktu di Portimao pada musim gugur. Kini saya bisa berjanji kepada semua orang. Kami sibuk menabur benih lagi. Akan ada panen yang bagus di tahun 2021.”… Apakah itu yang dimaksud gelar dunia…?

Pit Beirer
Pit Beirer

KTM Harus Konsisten Masuk 3 Besar

Beirer pun ditanya, apakah KTM sudah bisa memperebutkan gelar Kejuaraan Dunia MotoGP pada tahun 2021? Dengan hati-hati Beirer menjawab, “Saya belum berani mengatakannya. Saya pikir masih ada satu langkah lagi. Kami masih harus mendapatkan hasil 3 teratas yang lebih konsisten, sebelum kami dapat membicarakan tentang gelar di beberapa titik.”

“Saya ingin mengambil langkah ini dulu. Kemudian kita bisa menargetkan gelarnya. Saya hanya mencoba secara logis untuk terus mengerjakan semua bidang. Mulai dari nol terus naik. 150 orang yang mengerjakan proyek ini menjadi lebih baik setiap hari. Pembalapnya masih muda jadi mereka akan meningkat juga. Jadi tidak ada alasan logis, mengapa hasil 2021 tidak selangkah lebih maju. Tapi sebelum kita berbicara tentang gelarnya, ada pembalap lain yang siap menghadang di depan kita.”

Be the first to comment

Leave a Reply