Francesco Bagnaia: Masalah Mesin

Bagnaia: Perasaanku Kembali Seperti di Awal Musim
Bagnaia: Perasaanku Kembali Seperti di Awal Musim

RiderTua.com – Francesco Bagnaia menjelaskan, “Kami mengalami masalah mesin, saya harus berhenti. Para teknisi masih memeriksa data dan kemudian akan memberi tahu hasilnya. Pembalap Pramac Ducati itu kembali dengan tangan kosong di balapan MotoGP kedua di Aragon, dengan masalah mesin dan memiliki keraguan tentang beberapa komponen. Hal ini membuatnya gagal finis di balapan seri ke-11 ini.

Francesco Bagnaia: Masalah Mesin

Di MotoGP Aragon, Pecco Bagnaia harus menyadari bahwa motor Ducati sangat sulit dikendalikan. Dan meninggalkan sirkuit MotorLand tanpa meraup poin. Bagnaia kini turun ke peringkat 16 di klasemen kejuaraan Dunia dengan 42 poin.

Setelah start di posisi 18 dalam balapan, Bagnaia berhasil melesat maju menempati posisi ke-15 di lap pertama. Namun dia kemudian terjatuh. Di lap keenam, pembalap yang akan mengendarai Ducati Desmosedici di tim resmi pasukan Borgo Panigale pada 2021 itu, akhirnya tamat sudah.

Francesco Bagnaia: Masalah Mesin Pramac Ducati MotoGP
Francesco Bagnaia: Masalah Mesin

Bagnaia menjelaskan, “Kami mengalami masalah mesin, saya harus berhenti. Saya tidak tahu, tidak apa-apa di pagi hari. Saya tidak merasakan apa-apa di sana. Kami belum tahu apa yang terjadi. Para teknisi memeriksa data dan kemudian akan memberi tahu saya hasilnya. Saya hanya tahu kami punya masalah,” kata rider Pramac Ducati..

Bagnaia mengaku, “Sulit untuk belajar dari dua akhir pekan ini. Saya mungkin mengalami perasaan terburuk tahun ini di atas motor. Mungkin karena trek di sini atau gaya membalap saya. Apa yang bisa kami katakan adalah, bahwa Johann Zarco sangat cepat hari ini, dan melaju dengan kuat. Kecepatan di FP4 bagus dan saya dekat dengannya.”

“Motor Johann sangat mirip dengan motor tahun 2020 kami. Bagaimanapun, motornya bagus dalam akselerasi. Saya akan memeriksa datanya. Saya berharap ini menjadi lebih baik di Valencia. Sangat sulit di sini dalam kondisi seperti ini,” desah Pecco.

Be the first to comment

Leave a Reply