Pol Espargaro: Podium Lebih Penting Bagiku

Pol Espargaro: Podium Lebih Penting Bagiku
Pol Espargaro: Podium Lebih Penting BagikuEspargaro

RiderTua.com – Pol Espargaro: Podium lebih penting bagiku… Pembalap KTM itu finis di posisi ke-3 di MotoGP Prancis 2020 akhir pekan lalu. Pencapaian ini adalah yang ke-3 kalinya di musim ini. Kini dia menjadi pembalap KTM dengan posisi terbaik di klasemen sementara. Meski begitu, hal ini bukan hal penting bagi pembalap asal Spanyol itu.

Pol Espargaro: Podium Lebih Penting Bagiku

Pol Espargaro berhasil finis ke-3 sebanyak 3 kali musim 2020 ini. Yakni saat balapan di Red Bull Ring, Misano dan yang terakhir di Le Mans. Dia berhasil menambah pundi-pundi poin yang dikumpulkannya. Kini dia telah mengoleksi 73 poin, dan berhasil menyalip rekan satu mereknya Miguel Oliveira.

Poin Espargaro terpaut 42 poin dari pemimpin klasemen Fabio Quartararo (115 poin). Dia berada di urutan ke-8 dengan menyisakan 5 seri balapan lagi musim ini.

Pol Espargaro: Podium Lebih Penting Bagiku
Pol Espargaro: Podium Lebih Penting Bagiku

Namun faktanya, torehan bagus Espargaro ini tidak memainkan peran penting bagi pembalap berusia 29 tahun itu. Dia berkata pada saat konferensi pers, “Itu tidak penting bagi saya. Saya ingin menjadi pembalap MotoGP terbaik, meski itu sulit.”

Sekedar info, Espargaro telah menyelesaikan 90 persen dari semua sesi sebagai pembalap KTM dengan posisi terbaik. Dia menambahkan, “Setiap hari saya mendorong diri saya untuk menjadi pembalap yang lebih baik. Jadi tidak hanya untuk mengungguli rekan satu tim saja. Bukan tujuan saya hanya menjadi pembalap KTM terbaik. “

“Dalam beberapa tahun terakhir saya selalu berusaha mencapai batas, bahkan ketika rekan satu tim saya tidak tampil cukup bagus. Dan itu membantu saya meningkatkan performa saya. Apapun yang akan dilakukan Miguel dan Brad Binder, saya akan melanjutkan seperti sebelumnya.”

“Mereka pastinya adalah pembalap berbakat, cepat dan muda. Dan tentu saja itu juga membantu saya untuk melihat, bagaimana saya dapat meningkatkan gaya membalap saya. Sayang, mereka berada di belakang saya di klasemen. Namun saya bisa puas dengan balapan saya. “

Be the first to comment

Leave a Reply