Pol Espargaro: Masalah Ban Bikin Sakit Kepala!

Suppo Setuju Repsol Pertahankan Alex, Pol: Dia Orang Luar!
Suppo Setuju Repsol Pertahankan Alex, Pol: Dia Orang Luar!

RiderTua.com – Pol Espargaro: Masalah ban bikin sakit kepala… Karena merebaknya wabah, kalender musim MotoGP 2020 menjadi mundur dari jadwal. Balapan baru bisa digelar pada bulan Juli dan hanya dihelat di Eropa saja. Kondisi cuaca semakin dingin di Eropa yang biasanya di geser ke Asia: Thailand- Jepang-Malaysia-Australia.. Pembalap Red Bull KTM itu tahu, kondisi ini juga mempersulit pemasok ban baru Michelin.

Pol Espargaro: Masalah Ban Bikin Sakit Kepala

Ban menjadi bahan perbincangan yang serius di gelaran MotoGP 2020 ini. Bukan hanya karena desain ban belakangnya yang baru, yang juga bikin Andrea Dovizioso sakit kepala. Namun juga karena seri balapan hanya berlangsung di Eropa, yang notabene bersuhu dingin. Seperti halnya balapan di Barcelona dan Le Mans, yang suhunya jauh lebih dingin dari biasanya.

Pol Espargaro-Red Bull KTM: Hari ini adalah Hari Terburuk!

Masalah pada ban yang dialami seluruh pembalap dan tim selama gelaran MotoGP bergulir, bisa menjadi kritikan terhadap pemilihan ban dari pemasok tunggal Michelin.

Dinukil dari Speedweek.com, usai GP Prancis, Pol Espargaro dari tim Red Bull KTM mengatakan, “Jika Anda dapat melihat bahwa, setiap pembalap menggunakan soft depan belakang di semua sesi. Dan tidak ada yang mencoba tipe medium, berarti ‘alokasinya’ tidak baik. Yang jelas, kami juga membahasnya di Safety Commission. Itu terlalu dingin di balapan sebelumnya dan kami semua menggunakan ban senyawa lunak.”

“Kami biasanya dapat menggunakan senyawa yang lebih keras pada ban depan, misalnya di GP Austria. Dengan demikian mendapatkan banyak keuntungan pada saat pengereman. Tapi itu tidak berhasil di Le Mans, dan kami melihat hasilnya di Barcelona ketika mendung dan aspal tidak mencapai suhu yang baik,” kenang bintang Red Bull KTM itu tentang insiden terjatuhnya di GP Catalunya. Di sana, dia dan rekan setimnya Miguel Oliveira termasuk di antara sedikit pembalap yang memilih ban depan medium.

Di Le Mans, seluruh pembalap MotoGP telah menggunakan ban depan dan belakang yang licin dan lembut untuk balapan. Hujan yang turun sesaat sebelum start, membuat balapan ditunda sejenak untuk mengganti ban. 

Namun demikian, Pol Espargaró menyimpulkan, “Jika setiap pembalap menggunakan ban lunak, itu menunjukkan bahwa mereka mungkin harus membawa senyawa yang lebih lembut atau alokasi yang berbeda.”

Pol: Ducati Berhasil Meningkatkan Suhu Ban Sangat Cepat
Pol: Ducati Berhasil Meningkatkan Suhu Ban Sangat Cepat

Di Aragon Ban Tetap Menjadi Masalah serius

Ketika ditanya, Apakah itu juga berlaku untuk seri ganda di Aragon yang akan datang?.. Pol menjawab, “Saya tidak tahu seperti apa trek Aragón nantinya, apakah lebih hangat dan kita bisa menggunakan tipe medium dan kemudian tidak banyak menderita seperti di Le Mans.”

“Tapi kenyataannya adalah kita semua menggunakan senyawa yang lebih lembut. Mungkin solusinya juga akan membuat lebih banyak ban lunak tersedia. Saya tidak tahu, ada beberapa pendekatan. Tapi satu hal yang pasti, jika semua pembalap menggunakan ban soft, maka alokasinya tidak sempurna. Tapi setidaknya ban soft bekerja dengan baik. Mungkin ban kompon ganda (dual-compound) juga bisa menjadi solusi yang baik. Untuk Le Mans misalnya, sedikit lebih keras di bagian kanan dan di sebelah kiri lebih soft.”

Sekedar info, di sirkuit Le Mans akhir pekan lalu, hanya ban belakang yang memiliki desain asimetris dengan sisi kanan yang diperkuat. “Sulit bagi Michelin dengan kondisi dingin ini. Saya tidak tahu, ini rumit, ” ungkap pembalap 29 tahun itu… Sakit kepala mas bro.? Padahal gak ikut nyetak ban dan gratis hehe..

Be the first to comment

Leave a Reply