Ducati Mengubah Strateginya, Lorenzo Diluar Radar !

Strategi Ducati telah berubah karena kontrak satu tahun dengan opsi untuk satu tahun lagi diselesaikan dengan semua pembalap.

Musim Terakhir Berbaju Merah di Rumah Sendiri, Dovizioso Incar Podium

RiderTua.com – Manajer pembalap, pengamat dan kolumnis MotoGP, Carlo Pernat percaya bahwa Ducati mengubah strateginya, Lorenzo diluar radar tim merah itu.. Alih-alih memasukkan Jorge Lorenzo yang berumur 33 tahun, mereka lebih suka menandatangani kontrak dengan Enea Bastianini yang berusia 22 tahun untuk musim 2021.

Ducati Mengubah Strateginya

Ducati Mengubah Strateginya
Ducati Mengubah Strateginya

Selain Ducati, tim pabrikan MotoGP sudah menyusun skuadnya untuk 2021 dan 2022. Sebelum balapan dimulai kembali (hanya Aprilia yang menunggu keputusan banding dalam kasus Iannone). Ducati mengulur waktu: Hanya Jack Miller yang secara resmi dikonfirmasi sebagai pembalap pabrikan pada akhir Mei lalu.

Jorge Martin akan menggantikan kursinya di Pramac. Sementara itu, Francesco “Pecco” Bagnaia dan Johann Zarco juga dipastikan akan tetap menjadi pembalap Ducati setelah tahun 2020. Meski di tim mana belum ditentukan. Keduanya akan dinilai siapa yang pantas menggantikan Andrea Dovizioso…

Ada yang pergi akan ada yang datang, kepergian Dovi membuat ada tempat lain untuk ditempati di Ducati. Infonya kandidat dari Moto2 Luca Marini dan Enea Bastianini, yang saat ini peringkat 1 dan 2 dan sedang menuju promosi ke kelas MotoGP 1000cc.

Carlo Pernat

Strategi Berubah

“Strategi Ducati telah berubah karena kontrak satu tahun dengan opsi untuk satu tahun lagi diselesaikan dengan semua pembalap. Saya juga tidak menyukainya, tapi konsepnya berbeda. Karena untuk tahun 2022 hampir semua tempat sudah terisi. Oleh karena itu, Ducati mengadopsi strategi yang berbeda dan berkata.. ‘Sekarang mari kita lihat beberapa pembalap.’ Tapi jelas Bastianini atau Marini dan Martin dihargai berbeda dibanding Zarco karena mereka pemula (murah gajinya). Saya pikir itu strategi yang bagus”. “

Sebuah strategi di mana, menurut Pernat, yang membuat Jorge Lorenzo tidak lagi mendapat tempat. “Ducati telah memutuskan untuk meremajakan dirinya sendiri. Ketika mereka membuat keputusan, mereka hanya akan tahu nantinya apakah itu keputusan yang tepat atau tidak. Tapi saya sepenuhnya setuju dengan itu. Karena mereka memutuskan untuk mengambil kebijakan yang berbeda, Lorenzo keluar (dari kandidat Ducati),” ujar Carlo Pernat.

“Saya pikir ada kemungkinan mereka mengesampingkan dalam beberapa minggu terakhir atau sepuluh hari terakhir. Ada lagi yang akan mengejutkan saya 100 persen, ” kata orang Italia itu. Dan menambahkan bahwa usia Lorenzo sekarang sudah 33 tahun, yang jelas kini Ducati mengubah strateginya…

Be the first to comment

Leave a Reply