228 km/ Jam ‘Pilot Ejection’ Vinales: Kenapa Yamaha Lebih Menderita Masalah Rem?

Tampak dari foto-foto ini pembalap Yamaha Maverick Vinales terseret kakinya di aspal dengan kecepatan 228 km / jam

228 km/ Jam 'Pilot Ejection' Vinales: Kenapa Yamaha Lebih Menderita Masalah Rem
228 km/ Jam 'Pilot Ejection' Vinales: Kenapa Yamaha Lebih Menderita Masalah Rem

RiderTua.com – Pembalap Yamaha berjuang mengatasi masalah rem di berbagai sesi balapan Red Bull Ring akhir pekan lalu. Fabio Quartararo salah satu pembalap yang hampir menjadi korban, dan puncaknya adalah Maverick Vinales yang melakukan aksi penyelamatan ‘pilot ejection’ melepaskan diri dari motor jet daratnya dari kecepatan tinggi. Tidak kurang dari 228 km/ jam ‘Pilot Ejection’ dilakukan Vinales. Kenapa Yamaha lebih menderita masalah rem di MotoGP Austria – Red Bull Ring?

Kenapa Yamaha Lebih Menderita Masalah Rem?

Vinales tidak yakin karakter sirkuit dan sifat lintasan sebagai penyebab utama masalah tersebut. Dia dengan Valentino Rossi mencatat bahwa kurangnya power dari Yamaha memaksa mereka untuk mengerem lebih keras untuk menutupi beberapa waktu yang hilang, saat mengejar motor yang kuat powernya.

Trek ini sangat parah pengeremannya, dan semua orang menderita, kata Valentino Rossi. “Jika Anda lihat, semua pembalap memiliki saluran udara besar di rem, juga pabrikan lainnya. Tapi sepertinya Yamaha juga lebih menderita karena kami mencoba mengerem untuk mengimbang apa yang hilang di trek lurus, karena motor kami lambat tapi bagus dalam hal pengereman.

“Jadi, kami mencoba mengerem dengan sangat keras dan kami banyak menekan rem. Inilah alasan mengapa Yamaha lebih menderita masalah rem di sirkuit ini.”

Tampak dari foto-foto diatas pembalap Yamaha terseret kakinya di aspal dengan kecepatan 228 km / jam.. Sangat berbahaya banyak hal yang harus dibayar Yamaha akibat kekurangan power. Karena dia harus mengimbang hilangnya top speed harus mengerem lebih lambat dan keras dari motor-motor lawannya.. Sehingga kerja rem sangat berat dan menderita. Dan ini bukan urusan pembalap, ini tugas insinyur Yamaha untuk menyelesaikan masalah ini..

Be the first to comment

Leave a Reply