Sanggupkan Marc Marquez Menyamai Gelar Dunia 9 Valentino Rossi Tahun Ini?

Namun bagi penggemar The Doctor, impian gelar dunia MotoGP kesepuluh memudar. Mungkin dengan melihat Rossi tetap membalap di lintasan sudah senang, bahkan jika menang seri..

Marc Marquez - Valentino Rossi

RiderTua.com – Saat ini memang era puncak karir dan masa emas Marc Marquez di MotoGP. Marquez punya peluang menyamai 9 kali gelar dunia Valentino Rossi di musim MotoGP 2020 ini. Persaingan historis dan dendam kedua pembalap ini tidak akan pernah terlelap. Namun tahun ini beberapa kendala menerpa Marc Marquez.. Sanggupkan Marc Marquez menyamai gelar dunia 9 Valentino Rossi tahun ini?

Sanggupkan Marc Marquez Menyamai Gelar Dunia 9 Valentino Rossi Tahun Ini?

Marc Marquez akan bersaing di musim yang unik dengan hanya 13 balapan. Namun beberapa kendala menunggu, meski dengan mental juara Marc akan lolos dari ‘cobaan’ itu.. Bahkan lebih daripada tahun lalu, fenomena Honda ini harus membuktikan dirinya bahwa dia adalah “mesin perang”.. Apakah Marc mampu melewati ini..

  • Pertama, Dia akan berbagi garasi dengan saudaranya Alex. Kedua saudara itu melampaui ikatan darah: mereka adalah teman yang tidak dapat dipisahkan, mereka latihan bersama, di waktu luang mereka bersama. Tidak mungkin bagi Marc untuk tetap acuh tak acuh terhadap degradasi Alex Marquez ke timm satelit LCR tanpa memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya.
  • Kedua, Kemajuan lawan seperti Fabio Quartararo, Maverick Vinales, Alex Rins, Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi terlihat bagus dalam tes musim dingin lalu.
  • Ketiga, Selain tekanan dari adiknya dan saingan, dia harus berurusan dengan Honda RC213V yang tampaknya tidak memiliki paket teknis terbaik. Pada hari terakhir tes Qatar dia harus menemukan solusi aerodinamis dan banyak masalah lagi.
Marc Marquez 9 ball

Keuntungan Marc Marquez

Namun sebuah keuntungan didapat dari kondisi darurat saat ini.

  • Penghentian paksa akibat krisis memungkinkannya pulih dari operasi cedera November lalu.
  • Di musim MotoGP dengan jadwal yang berdekatan, sisi psikologis bisa memainkan peran penting. “Yang paling penting bagi saya adalah bahwa dalam beberapa balapan tahun lalu saya bukan pembalap tercepat di lintasan, tetapi saya masih bisa mendapatkan kemenangan. Ini adalah hal yang paling penting, di mana kita bisa menyerang lawan kita lebih dari sisi psikologis. Apalagi jika Anda yang tercepat, Anda harus menang dan ini normal,” kata Marc dilansir media Daily Star..
Valentino Rossi Marquez clash sepang
Valentino Rossi Marquez clash sepang

Rival Abadi

Bagi Marc Marquez, tahun 2020 bisa menjadi tahun yang mengesankan: penaklukan gelar kesembilan akan membawanya sebagai saingan ketat Valentino Rossi. Pembalasan di Misano yang diselingi dengan kemarahan berbicara banyak tentang keinginan untuk melawan legenda Italia. Setelah Sepang 2015, lalu Argentina 2018, dendam itu tidak pernah tertidur.

Jabat tangan di Argentina lebih merupakan simbol semata, hanya untuk pendingin suasana. Tetapi dalam olahraga individual.. egoisme pasti ada dalam persaingan dan hanya sirna setelah setelah menggantung helm. Buktinya jelas pada hubungan Lorenzo dan Rossi. Meskipun tahun lalu Rossi mengucapkan selamat padanya atas gelar dunianya, Marc tidak mengharapkan itu.. “Yah, saya tidak tahu dan saya juga tidak peduli, jujur ​​saja,” kata pembalap Honda berusia 27 tahun itu ketika ditanya apakah dia mengharapkan ucapan selamat dari Valentino Rossi.

Namun bagi penggemar The Doctor, impian gelar dunia MotoGP kesepuluh mungkin mulai memudar. Mungkin dengan melihat Rossi tetap membalap di lintasan sudah senang, bahkan jika menang beberapa seri.. Bertarung dengan 22 pembalap muda di lintasan dan masuk 5 besar saja sudah cukup bagus…

Be the first to comment

Leave a Reply