Daimler Terpaksa Jual Salah Satu Pabriknya, Ini Sebabnya

(Foto: Teslarati.com)CEO Daimler Dieter Zetsche

RiderTua.com – Dalam kondisi sekarang ini, sebagian produsen mobil berusaha untuk bisa bertahan. Ada yang tetap menawarkan diskon, dan ada yang mengubah strategi berjualan mereka. Tapi ada juga yang rela menjual salah satu pabriknya, seperti yang dilakukan Daimler. Ini dilakukan demi bisa bertahan dalam krisis yang terjadi.

Baca juga: Semua Pabrik Nissan di Indonesia Resmi Ditutup !

Menjual Salah Satu Pabriknya Daimler

Tentu ini mengejutkan, karena awalnya Daimler sudah berencana untuk melakukan investasi besar-besaran untuk teknologi masa depannya. Tujuannya tentu saja untuk membuat produk bebas karbon, atau dalam arti lain mereka ingin menciptakan kendaraan ramah lingkungan. Apalagi segmen ini tengah berkembang pesat di sejumlah negara.

Namun Daimler mulai menemukan masalah dimana pembiayaan pengembangan teknologi ini takkan murah. Itupun termasuk dana tenaga pelatihan serta pasokan suku cadangnya. Sehingga Daimler memutar otak agar bisa mendapat solusinya, dan diputuskan salah satu pabriknya akan dijual.

Pabrik Produksi Smart

Pabrik tersebut diketahui memproduksi mobil ramah lingkungan Smart yang berlokasi di Hambach, Prancis. Daimler mendirikannya sejak tahun 1997 dan memproduksi empat generasi Smart, salah satunya EQ Fortwo dan EQ Fortwo Cabrio. Ada sekitar 1,6 ribu karyawan yang dipekerjakan untuk menghasilkan lebih dari 2,2 juta unit mobil.

Tapi sepertinya sampai sejauh ini belum ada produsen yang berminat untuk membeli pabrik Smart tersebut. Memang ini keputusan berat, tapi Daimler sudah tak punya pilihan lagi. Mereka harus memutuskan dan bergerak dengan cepat sebelum disalip kompetitor.

Ini bukan kali pertama ada produsen yang menjual pabriknya, karena pernah ada suatu merek yang menjual pabrik di Eropa. Bahkan ada yang menutup pabriknya demi efisiensi anggaran, seperti yang dilakukan Nissan di Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply