Biang Masalah Kontrak Rossi Tak Kunjung Deal: Petronas Sok Pamer Kekuatan!

Di MotoGP Tim Malaysia itu tidak mau diatur bagaimana seharusnya urusan 'dapur' Petronas. Tidak disetir oleh siapapun, termasuk induknya Yamaha.. bahkan seorang Valentino Rossi..

Valentino Rossi - Razlan Razali-Petronas

RiderTua.com – Di antara semua kontrak pembalap MotoGP saat ini, yang paling menjadi sorotan adalah dari Valentino Rossi. Penandatanganan bintang Italia di tim Petronas (mengambil alih tempat Quartararo), tampaknya dilakukan setengah -setengah. Namun negosiasi saat ini masih aktif dan belum ada konfirmasi dari kedua belah pihak. Menurut pengamat, biang masalah kontrak Rossi tak kunjung deal adalah Petronas sok pamer kekuatan..

Biang Masalah Kontrak Rossi Tak Kunjung Deal: Petronas Sok Pamer Kekuatan

Pengamat dan manajer pembalap MotoGP, Carlo Pernat berbicara hari Minggu (24/05) tentang kondisi yang menghambat penandatanganan juara dunia sembilan kali ini. “Masalah dalam negosiasi antara Valentino Rossi dan Petronas bukanlah uang atau motor, tetapi personel tim yang dapat dibawa Rossi ke Petronas”.

Petronas Hanya Unjuk Kekuatan

Pernat melanjutkan, “Tampaknya menurut saya Petronas memberinya kesempatan untuk membawa hanya dua orang saja. Yang kemungkinan adalah chief engineer David Munoz dan pakar telemetri Matteo Flamigni, tetapi Valentino menginginkan lebih. Ini masalah.. karena secara relatif, Quartararo juga ingin membawa timnya ( sama-sama tukar tempat). Jadi pada akhirnya Petronas hanya unjuk kekuatan saja, ” jelas manajer asal Italia itu.. Dan dia yakin bahwa Rossi-Petronas akan dapat mencapai kesepakatan.

Valentino Rossi -Razlan Razali- Petronas SRT

Bukan Kali Ini Saja Petronas Unjuk Kekuatan

Tidak kali ini saja Petronas ‘Show of Force’ atau unjuk kekuatan.. Dalam sebuah pernyataannya Razali pernah berujar: Petronas tidak ingin di anak tirikan Yamaha.. Awal musim 2019 lalu, Bos tim Yamaha SRT Petronas itu menegaskan agar Yamaha tidak membedakan atau menghambat kedua pembalapnya di tim motoGP, Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo.. Tim Tech3 selama 20 tahun menjadi tim satelit Yamaha tidak pernah mendapatkan motor spek pabrikan ( resmi).. Dan Petronas berhasil mendobraknya..!

Faktanya Petronas SRT mulai 2019, telah menyelesaikan kontrak tiga tahun dengan Yamaha. Yang dapat diperpanjang hingga lima tahun. Dimana salah satu kesepakatannya adalah dengan setidaknya satu dari dua motor yang speknya sama dengan M1 tim resmi. Franco Morbidelli akan membalap dengan motor yang mirip dengan Valentino Rossi dan juga dapat mengambil manfaat jika ada part baru dari tim resmi.

Yamaha Petronas tampaknya tidak mau memainkan ‘peran pembantu’ atau pelengkap penderita. Dan tidak hanya berharap,saja, di tahun pertama mereka targetkan menjadi tim satelit terbaik. Mereka ingin bertarung dengan tim resmi. “Kami tidak akan mengikuti tim order dengan cara apa pun,” kata Razlan Razali saat konferensi pers saat perkenalkan tim-nya di Kuala Lumpur.

Mungkin tidak sedikit dana yang dikucurkan oleh tim asal Malaysia itu sehingga sedikit bisa unjuk kekuatan. Pembalapnya harus bisa tampil bagus di depan dan mendongkrak image sponsor utama tim mereka… Petronas Malaysia.. Dalam kasus Rossi indikasi itu terlihat.. Mereka tidak mau diatur bagaimana seharusnya urusan ‘dapur’ Petronas. Tidak disetir oleh siapapun, termasuk induknya Yamaha.. bahkan seorang Valentino Rossi.. Walau bisa saja jumlah kru Rossi dan Quartararo juga dipindah dengan jumlah yang sama banyak. Dan kedua pembalap akan merasa nyaman..

Be the first to comment

Leave a Reply