Dovizioso ke Honda dan Lorenzo ke Ducati Tahun Depan?

RiderTua MotoGP – Sebuah opini menarik dari Gunther Wiesinger dari speedweek.com tentang kemungkinan pertukaran pembalap besar tahun depan. Semua berawal dari kemampuan manajer Dovizioso, Simone Battistella yang telah memindahkan Bautista dari Ducati ke Honda. Sepertinya tidak ada yang mustahil dengan Dovi dan Lorenzo. Kedua pembalap top itu tidak merasa bahagia di tim mereka. Mungkinkah Dovizioso ke Honda dan Lorenzo ke Ducati Tahun Depan?

Dovizioso sangat kecewa

Ducati Corse ingin membawa pulang mahkota Kejuaraan Dunia MotoGP 2019, karena Andrea Dovizioso dipercaya mampu mewujudkannya setelah menjadi runner-up dua kali pada 2017 dan 2018. Dia yakin bahwa dia akan mampu bersaing dengan Desmosedici 2019 pada semua trek. Setelah sebelas seri dan hanya dua kemenangan dikantongi Andrea Dovizioso dia sangat kecewa, dia sekarang secara terbuka mengkritik kebijakan Gigi Dall’Igna.

Penemuan inovatif seperti holeshot dan spoiler roda belakang terbukti tidak membuat kelemahan desmo teratasi. Menghabiskan banyak uang dan waktu, menurut beberapa ahli. Sementara Honda berhasil membuat mesin sekencang Ducati dan Marc Marquez unggul 58 poin di atas Dovizioso di Klasemen. Ducati telah kehilangan banyak kekuatannya selama musim 2017 dan 2018. Entah pengaruh Dovi atau motornya, sulit untuk dinilai.

Gigi Dall’Igna ingin Jorge Lorenzo kembali

Namun musim ini sepertinya Gigi Dall’Igna ingin membawa kembali Jorge Lorenzo ke timnya, meskipun pembalap Spanyol itu terikat kontrak dengan Repsol-Honda hingga akhir 2020. Akibatnya hubungan Dall’Igna dan Dovizioso semakin meruncing. Ada kemungkinan pertukaran kedua pembalap akan disepakati untuk tahun 2020. Simone Battistella, manajer Dovizioso dan Bautista, baru saja memindahkan Alvaro dari tim pabrikan Ducati Superbike ke tim pabrikan Honda SBK.

Dovizioso ke Honda dan Lorenzo ke Ducati Tahun Depan?

Dovi telah menghabiskan tiga tahun di tim Repsol Honda, dari tahun 2009 hingga 2011. Dia kemudian memenangkan balapan MotoGP pertamanya di Silverstone pada tahun 2009. Tentunya semua ini masih bersifat spekulasi. Tetapi tahun ini kita dikejutkan oleh seorang Johann Zarco yang mengakhiri kontrak dengan tim pabrikan KTM, lebih awal dan secara sukarela. Bahkan gaji 1,5 juta euro dia lepaskan begitu saja, tanpa kepastian akan kemana dia di tahun 2020. Jika tiba-tiba ada kejutan Dovi dan Lorenzo melakukan pertukaran tempat bisa jadi akan membuat keuntungan di kedua belah pihak.. Mungkin !

Artikel Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply