Petrucci Telan Pil Pahit, Segan Salip Dovizioso Malah Diejek oleh Franco Morbidelli, Kenapa?

2
Hasil Buruk, Pembalap Ducati Jadi 'Kambing Hitam'
Hasil Buruk, Pembalap Ducati Jadi 'Kambing Hitam'


RiderTua MotoGP – Finis di posisi ke-6 di GP Belanda begitu banyak meninggalkan rasa kepahitan bagi Danilo Petrucci. Hingga kini nasibnya masih belum pasti. Awalnya para petinggi balap Ducati janji umumkan kontraknya setelah hasil bagus Petrucci menang di Catalunya. Dimana prestasi itu sebagai acuan kepastian kontraknya. Namun dua minggu berselang tetap tidak ada kabar beritanya. Kemungkinan besar perpanjangan kontrak akan diumumkan setelah Sachsenring. Namun kartu As itu masih dipegang bos tim merah dan membuat Danilo tidak tenang. Segan salip Dovizioso malah diejek oleh Franco Morbidelli…

Segan Salip Dovizioso Malah Diejek oleh Franco Morbidelli

Di Belanda, lap penentuan posisi disaat Danilo bisa menyalip Dovi menjadi pertentangan batin saat balapan. Sejatinya dia ingin mengambil risiko menyalip Andrea Dovizioso, tetapi tugas tim dan rasa hormat mencegahnya untuk mencoba hal itu. Akibatnya konsentrasi buyar dan seperti diejek, posisinya direbut “hanya” oleh pembalap satelit Yamaha, Franco Morbidelli.

“Saya harus sangat berhati-hati dengan Dovizioso. Dia peringkat dua di dunia dan tujuannya adalah memenangkan gelar. Jadi saya selalu ragu untuk melakukan pengambilan keputusan yang berisiko terhadapnya. Untuk menyalipnya di lap terakhir saya harus mengambil risiko. Saya tidak melakukannya dan saya kehilangan tempat kelima “. kata Petrux kepada media La Gazzetta dello Sport.

Kenapa Begitu Sulit bagi Petrucci ?

Bukan saja masalah satu atau dua posisi yang dipertaruhkan, tetapi nilai kontrak juga berpengaruh dari prestasinya. Untuk memiliki apa yang dia inginkan di kursi tim resmi pada tahun 2020, Danilo harus mendapatkan hasil tertentu di tahun 2019. Danilo Petrucci berada dalam situasi yang sangat rumit untuk dikelola. Kalau dia berada di depan Dovi kontraknya akan terancam, jika membiarkannya dan prestasinya sendiri buruk maka nilai kontraknya juga kurang memuaskan. Harusnya dalam situasi ini Dovi harus berpacu lebih kencang lagi dan Petrucci ikut terkatrol.

Petrucci kini berada di posisi ketiga dalam klasemen, dan hanya terpaut 8 poin di belakang Dovi, tetapi tidak ingin mengambil risiko terhadap temannya. Kepastian kontrak dan nilai kontrak selalu menjadi pertimbangan sulit. Walau infonya tim Ducati tidak akan memberikan anggaran terlalu banyak untuk para pembalapnya. Situasi ini justru akan merugikan tim merah itu jika tidak dikelola dengan baik. Andrea menyarankan agar Danilo tetap tenang. Menyarankan dia agar memahami Ducati. Dia harus merasa nyaman karena dia lebih baik dari Miller..

2 COMMENTS

  1. Petrux sosok pembalap yg polos, lugu dan berbakat. Setelah di perpanjang kontraknya pun sy yakin kl sy segan nyalip dovi di lintasan kec 4-5 terakhir kl jurdun bisa dikunci marc dy bakal menunjukkan potensinya

Leave a Reply